alexametrics
24.8 C
Mojokerto
Sunday, May 22, 2022

Beringin Klaim Yoko Paling Berpeluang

PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto Yoko Priyono-Choirunnisa paling berpeluang mendapat rekom partai Golkar. Deklarasi dukungan partai ini pun dalam waktu dekat akan segera digulirkan. Ketua DPD Golkar Kabupaten Mojokerto Subandi, mengatakan, pasangan berakronim Yoni itu terpilih sebagai satu-satunya kandidat yang telah menerima surat penetapan sementara (SPS) dari DPP Golkar. ’’Kalau rekom, masih belum. Masih SPS,’’ ujarnya.

Subandi menambahkan, meski hanya sebatas SPS, namun peluang Yoni mengantongi rekomendasi Golkar dalam kontestasi pilkada nanti sangat besar. Bahkan, ia berani memasang persentase hingga 90 persen. ’’Peluangnya ya sampai 90 persen lah,’’ imbuhnya.

Meski sudah sangat meyakini rekomendasi Golkar akan jatuh ke tangan Yoko, namun Golkar belum berani menggelar deklarasi dukungan. Karena partai berlambang beringin ini masih harus menunggu parpol lain untuk memberikan dukungan. Golkar sendiri hanya memiliki 6 kursi di DPRD. Artinya, belum memenuhi batas minimal 20 persen suara untuk mengusung kandidat sendiri di ajang pilkada. Partai ini harus menggandeng partai lain untuk memenuhi target satu tiket.

Baca Juga :  Ikfina-Barra Ikut Berebut Rekom Golkar

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto ini, menjelaskan, rekomendasi akan diturunkan sembari menanti partai lain. Di antaranya, sikap Partai Persatuan Pembangunan (PPP). ’’Benar. Sambil menunggu yang lain,’’ jelas dia. Di DPRD Kabupaten Mojokerto, PPP memiliki lima kursi. Jika ’’perkawinan’’ dua parpol ini mampu dipertahankan, maka bacalon Yoni tersebut akan memperoleh 11 kursi atau lebih dari satu tiket di pilkada.

Surat tugas Golkar yang diberikan ke Yoko ini, nyaris sama dengan rekomendasi Partai Demokrat. Sebelumnya, parpol berlambang mercy dengan lima kursi di DPRD ini sempat menggelar deklarasi dan memberikan dukungan penuh ke bacalon Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar). Namun, hingga saat ini, rekom itu tak kunjung turun.

Baca Juga :  Warga Kota Mojokerto Produksi Sampah 70 Ton Per Hari

Di Golkar, proses penjaringan bacabup-bacawabup berlangsung sangat panjang. Sejumlah kandidat disetorkan ke DPP melalui DPD Jatim. Semula, hanya enam kandidat yang diusulkan. Mereka adalah Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto Yoko Priyono, pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, putra mantan Bupati Mojokerto Machmoed Zain, Ayub Daniel Aqso, serta dua kader internal Golkar, Yusuf Husni, dan Winajat.Akan tetapi, di tengah perjalanan, mendadak muncul nama Ikfina-Gus Barra. Lolosnya nama Ikfina-Barra dalam daftar penjaringan disebabkan perkembangan politik yang kian menghangat. 

PURI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto Yoko Priyono-Choirunnisa paling berpeluang mendapat rekom partai Golkar. Deklarasi dukungan partai ini pun dalam waktu dekat akan segera digulirkan. Ketua DPD Golkar Kabupaten Mojokerto Subandi, mengatakan, pasangan berakronim Yoni itu terpilih sebagai satu-satunya kandidat yang telah menerima surat penetapan sementara (SPS) dari DPP Golkar. ’’Kalau rekom, masih belum. Masih SPS,’’ ujarnya.

Subandi menambahkan, meski hanya sebatas SPS, namun peluang Yoni mengantongi rekomendasi Golkar dalam kontestasi pilkada nanti sangat besar. Bahkan, ia berani memasang persentase hingga 90 persen. ’’Peluangnya ya sampai 90 persen lah,’’ imbuhnya.

Meski sudah sangat meyakini rekomendasi Golkar akan jatuh ke tangan Yoko, namun Golkar belum berani menggelar deklarasi dukungan. Karena partai berlambang beringin ini masih harus menunggu parpol lain untuk memberikan dukungan. Golkar sendiri hanya memiliki 6 kursi di DPRD. Artinya, belum memenuhi batas minimal 20 persen suara untuk mengusung kandidat sendiri di ajang pilkada. Partai ini harus menggandeng partai lain untuk memenuhi target satu tiket.

Baca Juga :  Subagya Bongkar Pasang Bacabup

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto ini, menjelaskan, rekomendasi akan diturunkan sembari menanti partai lain. Di antaranya, sikap Partai Persatuan Pembangunan (PPP). ’’Benar. Sambil menunggu yang lain,’’ jelas dia. Di DPRD Kabupaten Mojokerto, PPP memiliki lima kursi. Jika ’’perkawinan’’ dua parpol ini mampu dipertahankan, maka bacalon Yoni tersebut akan memperoleh 11 kursi atau lebih dari satu tiket di pilkada.

Surat tugas Golkar yang diberikan ke Yoko ini, nyaris sama dengan rekomendasi Partai Demokrat. Sebelumnya, parpol berlambang mercy dengan lima kursi di DPRD ini sempat menggelar deklarasi dan memberikan dukungan penuh ke bacalon Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar). Namun, hingga saat ini, rekom itu tak kunjung turun.

Baca Juga :  Ikfina-Barra Optimis Hanya Lawan Independen

Di Golkar, proses penjaringan bacabup-bacawabup berlangsung sangat panjang. Sejumlah kandidat disetorkan ke DPP melalui DPD Jatim. Semula, hanya enam kandidat yang diusulkan. Mereka adalah Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto Yoko Priyono, pensiunan PNS Pemprov Jatim Purwo Santoso, putra mantan Bupati Mojokerto Machmoed Zain, Ayub Daniel Aqso, serta dua kader internal Golkar, Yusuf Husni, dan Winajat.Akan tetapi, di tengah perjalanan, mendadak muncul nama Ikfina-Gus Barra. Lolosnya nama Ikfina-Barra dalam daftar penjaringan disebabkan perkembangan politik yang kian menghangat. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/