alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Inovasi Kartu Sehat, Jadi Juara Nasional

KEMENTERIAN Agama memberikan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional 2021. Acara puncak rangkaian Hari Guru Nasional 2021 di Jakarta ini dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Selasa (30/11).

Pada event tahunan ini, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto Agus Tiono berhasil berjaya menjadi juara dua Nasional untuk kategori Kepala Madrasah Aliyah Berprestasi dalam rangkaian lomba Anugerah GTK berprestasi 2021 yang diselenggarakan Direktorat GTK Kementerian Agama RI.

Agus Tiono berhasil menyisihkan ratusan kepala madrasah lain dari seluruh Indonesia. Dia menjadi The Best Five Nasional dan berhak mewakili Jawa Timur ke jenjang Nasional. ’’Alhamdulillah, setelah melewati masa karantina dan penjurian, Selasa malam (30/11), saya  berhasil menyabet Juara 2 Kategori Kepala Madrasah Aliyah Berprestasi Tingkat Nasional,’’ ujarnya, Kamis (2/12).

Baca Juga :  Pilbup Berpotensi tanpa Calon Independen

Menurutnya, capaian itu tak lepas dari Program Kartu Sehat. Program itu sangat penting dalam menyukseskan program MAN 2 Mojokerto yang memiliki slogan 5 M. Yakni,  Madrasah Pesantren, Madrasah Vokasi atau keterampilan, Madrasah Riset, Madrasah Digital, dan Madrasah Adiwiyata. Dengan kartu sehat yang terintegrasi ke kartu pelajar ini siswa terlindungi karena telah dicover asuransi selama menjadi siswa.

Dijelaskannya, mewujudkan program tersebut dibutuhkan siswa yang sehat. Dan juga, siswa yang akhirnya mampu menjalankan program-program yang telah dicanangkan MAN 2 Mojokerto. Selain itu, rata-rata siswa yang bersekolah itu rumahnya berjarak 10 kilometer  dari MAN 2. ’’Dimungkinkan, mereka rawan terlibat kecelakaan karena mayoritas membawa sepeda motor. Di samping itu, adanya wabah  pandemi virus 19, siapapun bisa terpapar,’’ ujar suami dari Ainun Jariyah, S.Pd ini.

Baca Juga :  Melawan Tua dengan Xenia

Oleh karena tingginya resiko para siswa mengalami gangguan kesehatan, keberadaan kartu sehat amatlah penting. ’’Kartu pelajar ini multiguna sekaligus sebagai kartu asuransi melindungi, dan memberikan jaminan kesehatan, kecelakaan, dan asuransi jiwa,’’ sebut Agus.

Pada tahun 2019 Agus Tiono juga telah memenangkan Kepala Berprestasi Tingkat Nasional dari Kategori Kepala Madrasah Tsanawiyah. Prestasi ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi guru dan pegawai MAN 2 Mojokerto lainnya untuk terus mengukir prestasi menjadi Sang Jawara. (bas/fen)

KEMENTERIAN Agama memberikan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi Tingkat Nasional 2021. Acara puncak rangkaian Hari Guru Nasional 2021 di Jakarta ini dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Selasa (30/11).

Pada event tahunan ini, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto Agus Tiono berhasil berjaya menjadi juara dua Nasional untuk kategori Kepala Madrasah Aliyah Berprestasi dalam rangkaian lomba Anugerah GTK berprestasi 2021 yang diselenggarakan Direktorat GTK Kementerian Agama RI.

Agus Tiono berhasil menyisihkan ratusan kepala madrasah lain dari seluruh Indonesia. Dia menjadi The Best Five Nasional dan berhak mewakili Jawa Timur ke jenjang Nasional. ’’Alhamdulillah, setelah melewati masa karantina dan penjurian, Selasa malam (30/11), saya  berhasil menyabet Juara 2 Kategori Kepala Madrasah Aliyah Berprestasi Tingkat Nasional,’’ ujarnya, Kamis (2/12).

Baca Juga :  Nikmati Kopi di Antara Hutan Pinus

Menurutnya, capaian itu tak lepas dari Program Kartu Sehat. Program itu sangat penting dalam menyukseskan program MAN 2 Mojokerto yang memiliki slogan 5 M. Yakni,  Madrasah Pesantren, Madrasah Vokasi atau keterampilan, Madrasah Riset, Madrasah Digital, dan Madrasah Adiwiyata. Dengan kartu sehat yang terintegrasi ke kartu pelajar ini siswa terlindungi karena telah dicover asuransi selama menjadi siswa.

Dijelaskannya, mewujudkan program tersebut dibutuhkan siswa yang sehat. Dan juga, siswa yang akhirnya mampu menjalankan program-program yang telah dicanangkan MAN 2 Mojokerto. Selain itu, rata-rata siswa yang bersekolah itu rumahnya berjarak 10 kilometer  dari MAN 2. ’’Dimungkinkan, mereka rawan terlibat kecelakaan karena mayoritas membawa sepeda motor. Di samping itu, adanya wabah  pandemi virus 19, siapapun bisa terpapar,’’ ujar suami dari Ainun Jariyah, S.Pd ini.

Baca Juga :  Dari Foto KTP sampai Kado Ultah dan Pernikahan

Oleh karena tingginya resiko para siswa mengalami gangguan kesehatan, keberadaan kartu sehat amatlah penting. ’’Kartu pelajar ini multiguna sekaligus sebagai kartu asuransi melindungi, dan memberikan jaminan kesehatan, kecelakaan, dan asuransi jiwa,’’ sebut Agus.

- Advertisement -

Pada tahun 2019 Agus Tiono juga telah memenangkan Kepala Berprestasi Tingkat Nasional dari Kategori Kepala Madrasah Tsanawiyah. Prestasi ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi guru dan pegawai MAN 2 Mojokerto lainnya untuk terus mengukir prestasi menjadi Sang Jawara. (bas/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/