alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Tetap Dibebani Syarat Prokes Ketat

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Status PPKM Kabupaten Mojokerto berada di level 2 tak lantas melonggarkan kebijakan dalam menggelar pertandingan resmi. Termasuk 10 laga babak penyisihan grup F Liga 3 Regional Jatim yang kick off­-nya dimulai, Kamis (4/11) di Stadion Gajah Mada Mojosari.

Penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat menjadi syarat yang harus dipenuhi pemain dan ofisial dari lima tim peserta selama bertanding. Ancaman dilarang bertanding oleh Panpel tak bisa dielakkan jika tidak bisa menunjukkan semua syarat yang dibebankan. Ketua Panitia Pelaksana (panpel) AC Majapahit, Alfiyah Berliyana mengatakan, tiga hal menjadi prioritas utama syarat pemain bisa bertanding.

Pertama adalah vaksin yang harus dipenuhi dengan dua kali dosis. Lalu tes swab antigen yang harus dijalani minimal 9 jam sebelum bertanding. Dan yang ketiga adalah pengukuran suhu tubuh sebelum bertanding. Jika satu syarat kurang atau tidak bisa dipenuhi, maka pemain yang bersangkutan dilarang turun ke lapangan.

Baca Juga :  Sediakan Tambal Ban Gratis 24 Jam hingga Tempat Istirahat

’’Kami sudah menyediakan petugas dan alat tes swab antigen. Termasuk ruangan khusus bagi pemain yang dilarang main karena kedapatan suhu tubuhnya melebihi batas atau hasil tes antigennya reaktif,’’ ujarnya. Tidak hanya syarat, tim peserta juga diimbau tidak mengerahkan suporternya datang ke stadion. Imbauan ini mengingat PSSI sudah menetapkan semua pertandingan Liga 3 tidak dihadiri atau tanpa penonton.

Nah, untuk mencegahnya, panpel sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengerahkan personel dalam mencegah potensi kerumunan, baik di dalam maupun luar stadion. ’’Tidak hanya mencegah adanya potensi keributan di dalam stadion, petugas nanti juga mengamankan di luar stadion jika ada potensi kerumunan, khususnya dari pendukung tim yang bertanding,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Sebagai Pengaman Wilayah dan Pengontrol Harga

Saat ini, kesiapan stadion Gajah Mada Mojosari sebagai venue pertandingan grup F sudah mencapai 90 persen. Fasilitas yang rusak dan kurang kini sudah dibenahi dan dilengkapi oleh panpel AC Majapahit sebagai tuan rumah. Perbaikan tinggal menyisakan pemotongan rumput lapangan yang dikebut pagi ini. Sehingga saat kick off pertandingan dibunyikan, Rabu (3/11), semua fasilitas sudah bisa digunakan.

Grup F sendiri berisikan lima tim, di antaranya tuan rumah AC Majapahit, Mojosari Putra, Naga Emas, Ngawi FC, dan Bumi Wali FC. (far/fen)

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Status PPKM Kabupaten Mojokerto berada di level 2 tak lantas melonggarkan kebijakan dalam menggelar pertandingan resmi. Termasuk 10 laga babak penyisihan grup F Liga 3 Regional Jatim yang kick off­-nya dimulai, Kamis (4/11) di Stadion Gajah Mada Mojosari.

Penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat menjadi syarat yang harus dipenuhi pemain dan ofisial dari lima tim peserta selama bertanding. Ancaman dilarang bertanding oleh Panpel tak bisa dielakkan jika tidak bisa menunjukkan semua syarat yang dibebankan. Ketua Panitia Pelaksana (panpel) AC Majapahit, Alfiyah Berliyana mengatakan, tiga hal menjadi prioritas utama syarat pemain bisa bertanding.

Pertama adalah vaksin yang harus dipenuhi dengan dua kali dosis. Lalu tes swab antigen yang harus dijalani minimal 9 jam sebelum bertanding. Dan yang ketiga adalah pengukuran suhu tubuh sebelum bertanding. Jika satu syarat kurang atau tidak bisa dipenuhi, maka pemain yang bersangkutan dilarang turun ke lapangan.

Baca Juga :  Kolase Kemerdekaan HUT Republik Indonesia

’’Kami sudah menyediakan petugas dan alat tes swab antigen. Termasuk ruangan khusus bagi pemain yang dilarang main karena kedapatan suhu tubuhnya melebihi batas atau hasil tes antigennya reaktif,’’ ujarnya. Tidak hanya syarat, tim peserta juga diimbau tidak mengerahkan suporternya datang ke stadion. Imbauan ini mengingat PSSI sudah menetapkan semua pertandingan Liga 3 tidak dihadiri atau tanpa penonton.

Nah, untuk mencegahnya, panpel sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengerahkan personel dalam mencegah potensi kerumunan, baik di dalam maupun luar stadion. ’’Tidak hanya mencegah adanya potensi keributan di dalam stadion, petugas nanti juga mengamankan di luar stadion jika ada potensi kerumunan, khususnya dari pendukung tim yang bertanding,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Cegah Sebaran Virus Korona, Masjid Ditutup untuk Umum

Saat ini, kesiapan stadion Gajah Mada Mojosari sebagai venue pertandingan grup F sudah mencapai 90 persen. Fasilitas yang rusak dan kurang kini sudah dibenahi dan dilengkapi oleh panpel AC Majapahit sebagai tuan rumah. Perbaikan tinggal menyisakan pemotongan rumput lapangan yang dikebut pagi ini. Sehingga saat kick off pertandingan dibunyikan, Rabu (3/11), semua fasilitas sudah bisa digunakan.

- Advertisement -

Grup F sendiri berisikan lima tim, di antaranya tuan rumah AC Majapahit, Mojosari Putra, Naga Emas, Ngawi FC, dan Bumi Wali FC. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/