alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Status 26 Pemain Belum Aman

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Status 26 pemain yang terpilih di tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, dipastikan belum aman. Karena, proses seleksi masih terus diberlakukan Askab PSSI Mojokerto selama perjalanan persiapan kurang sebulan ke depan.

Pemberlakuan seleksi ini untuk memastikan komposisi tim yang akan diturunkan nanti ideal hingga mampu meloloskan diri dari Praporprov, Maret nanti.

Pelatih kepala tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Pramono mengatakan, komposisi pemain yang ia pilih masih belum pasti didaftarkan dalam skuad utama. Masalahnya tak lain karena KONI maupun Asprov PSSI Jatim juga belum memastikan jumlah atau kuota maksimal pemain yang mengisi tim utama. Sehingga pemain yang tersusun, masih berpeluang berubah alias fluktuatif dengan menyesuaikan waktu penetapan kuota tim untuk praporprov.

Baca Juga :  Sasar Warkop di Kawasan Perhutani

’’Masalahnya karena KONI atau Asprov PSSI juga tidak bisa menentukan jumlah maksimalnya. Kalaupun maksimal hanya 22 pemain, berarti kami harus mencoret beberapa pemain. Tapi jika lebih dari 26 pemain, bisa jadi kami akan mencari lagi pemain baru,’’ tandasnya.

Tak hanya itu. Sigit masih mengukur sejauh mana kekuatan pemain berdasarkan hasil pemetaan dan persaingan antartim daerah. Jika dirasa ada pemain dengan kualitas di bawah rata-rata, maka dirinya harus mencari pengganti yang lebih berkualitas lagi.

Tujuannya, untuk memastikan agar komposisi yang tersusun cukup ideal sehingga performa tim bisa dimaksimalkan sesuai game plan yang sudah dirancang. ’’Pastinya akan ada promosi dan degradasi. Kami lihat dulu perkembangan kualitas mereka. Baik dari segi stamina fisik, skill individu, maupun pengalamannya ke depan,’’ tambahnya.

Baca Juga :  Srikandi Majapahit Self Confidence, meski Tak Banyak Waktu Istirahat

Meski demikian, Sigit mengaku sistem promdeg tak akan banyak merombak susunan pemain yang sudah ada. Dimungkinkan, perombakan hanya berlaku untuk beberapa pemain yang dianggap kurang bersinar. Mengingat masa persiapan yang semakin mepet, sehingga butuh efektivitas dan efisiensi agar chemistry yang sudah terbangun tak banyak terpengaruh. ’’Mungkin hanya satu dua pemain saja yang akan dicoret. Tidak lebih dari itu,’’ pungkasnya. (far/ron)

 

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Status 26 pemain yang terpilih di tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, dipastikan belum aman. Karena, proses seleksi masih terus diberlakukan Askab PSSI Mojokerto selama perjalanan persiapan kurang sebulan ke depan.

Pemberlakuan seleksi ini untuk memastikan komposisi tim yang akan diturunkan nanti ideal hingga mampu meloloskan diri dari Praporprov, Maret nanti.

Pelatih kepala tim sepak bola Porprov Kabupaten Mojokerto, Sigit Pramono mengatakan, komposisi pemain yang ia pilih masih belum pasti didaftarkan dalam skuad utama. Masalahnya tak lain karena KONI maupun Asprov PSSI Jatim juga belum memastikan jumlah atau kuota maksimal pemain yang mengisi tim utama. Sehingga pemain yang tersusun, masih berpeluang berubah alias fluktuatif dengan menyesuaikan waktu penetapan kuota tim untuk praporprov.

Baca Juga :  Catat Sejarah Baru

’’Masalahnya karena KONI atau Asprov PSSI juga tidak bisa menentukan jumlah maksimalnya. Kalaupun maksimal hanya 22 pemain, berarti kami harus mencoret beberapa pemain. Tapi jika lebih dari 26 pemain, bisa jadi kami akan mencari lagi pemain baru,’’ tandasnya.

Tak hanya itu. Sigit masih mengukur sejauh mana kekuatan pemain berdasarkan hasil pemetaan dan persaingan antartim daerah. Jika dirasa ada pemain dengan kualitas di bawah rata-rata, maka dirinya harus mencari pengganti yang lebih berkualitas lagi.

Tujuannya, untuk memastikan agar komposisi yang tersusun cukup ideal sehingga performa tim bisa dimaksimalkan sesuai game plan yang sudah dirancang. ’’Pastinya akan ada promosi dan degradasi. Kami lihat dulu perkembangan kualitas mereka. Baik dari segi stamina fisik, skill individu, maupun pengalamannya ke depan,’’ tambahnya.

Baca Juga :  33 Hari Diisolasi, Pulang Malah Dikucilkan Tetangga
- Advertisement -

Meski demikian, Sigit mengaku sistem promdeg tak akan banyak merombak susunan pemain yang sudah ada. Dimungkinkan, perombakan hanya berlaku untuk beberapa pemain yang dianggap kurang bersinar. Mengingat masa persiapan yang semakin mepet, sehingga butuh efektivitas dan efisiensi agar chemistry yang sudah terbangun tak banyak terpengaruh. ’’Mungkin hanya satu dua pemain saja yang akan dicoret. Tidak lebih dari itu,’’ pungkasnya. (far/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/