alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, August 15, 2022

Cek Kesehatan dan Jumatan Perdana di Masjidil Haram

Laporan Haji dari Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said

SELURUH jamaah haji Kabupaten Mojokerto sampai saat ini dalam keadaan sehat. Ini diketahui setelah tim kesehatan haji Indonesia Kloter 33 melakukan cek kesehatan kepada seluruh jamaah.

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) juga memberikan edukasi kesehatan utamanya saat wukuf nanti. ’’Setelah cek kesehatan semuanya baik-baik saja. Alhamdulillah, saat ini kami hanya melaksanakan ibadah ke Masjidil Haram. Bagi yang risti dianjurkan tidak terlalu banyak melakukan aktivitas dan bisa menjalankan ibadah salat di hotel,’’ kata ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said melaporkan dari Tanah Suci.

Ia menyebutkan, kondisi cuaca di Tanah Suci terbilang sangat panas. Temperatur cuaca di atas 40 derajat dan terasa menyengat. Jamaah selalu dihimbau menjaga kesehatan agar nanti menjelang puncak haji, yakni saat wukuf, semua jamaah dalam kondisi prima. ’’Kami berharap tetap jaga kesehatan,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Ayni Zuroh Kembali Nakhodai PKB

Suyun Sunarso dari kloter 34 mengatakan, jamaah asal Mojokerto yang berada di Kota Makkah untuk pertama kalinya telah melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram, Jumat (1/7). Mereka dihimbau harus datang lebih awal. Mengingat, jamaah dari beberapa negara memasuki Kota Makkah. ’’Jamaah yang ingin ke Masjidil Haram lebih baik datang ke halte bus salawat pada satu hingga dua jam sebelum azan berkumandang. Saya dan rombongan ke masjid sekitar jam 8.30 di halte biar bisa masuk ke dalam masjid,’’ ujarnya.

Begitu pun setelahnya, jemaah diimbau tidak tergesa-gesa menuju halte bus setelah selesai melaksanakan salat Jumat untuk mencegah penumpukan. Mengingat, cuaca Kota Makkah cukup panas yakni berada di kisaran 40-41 derajat celcius. ’’Kami berdiam sejenak di Masjidil Haram baru menuju terminal. Agar terminal lengang, baru kami naik bus ke hotel masing-masing,’’ tutur Suyun. (bas/fen)

Baca Juga :  Sahabat Yatim Dhuafa (SYD) Mojokerto, Setiap Minggu Buka Warung Gratis

Laporan Haji dari Ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said

SELURUH jamaah haji Kabupaten Mojokerto sampai saat ini dalam keadaan sehat. Ini diketahui setelah tim kesehatan haji Indonesia Kloter 33 melakukan cek kesehatan kepada seluruh jamaah.

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) juga memberikan edukasi kesehatan utamanya saat wukuf nanti. ’’Setelah cek kesehatan semuanya baik-baik saja. Alhamdulillah, saat ini kami hanya melaksanakan ibadah ke Masjidil Haram. Bagi yang risti dianjurkan tidak terlalu banyak melakukan aktivitas dan bisa menjalankan ibadah salat di hotel,’’ kata ketua KBIHU Annamiroh Hj Jauharoh Said melaporkan dari Tanah Suci.

Ia menyebutkan, kondisi cuaca di Tanah Suci terbilang sangat panas. Temperatur cuaca di atas 40 derajat dan terasa menyengat. Jamaah selalu dihimbau menjaga kesehatan agar nanti menjelang puncak haji, yakni saat wukuf, semua jamaah dalam kondisi prima. ’’Kami berharap tetap jaga kesehatan,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Polemik STIKes Bina Sehat PPNI, Mahasiswa-Dosen Kompak Gelar Demo

Suyun Sunarso dari kloter 34 mengatakan, jamaah asal Mojokerto yang berada di Kota Makkah untuk pertama kalinya telah melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram, Jumat (1/7). Mereka dihimbau harus datang lebih awal. Mengingat, jamaah dari beberapa negara memasuki Kota Makkah. ’’Jamaah yang ingin ke Masjidil Haram lebih baik datang ke halte bus salawat pada satu hingga dua jam sebelum azan berkumandang. Saya dan rombongan ke masjid sekitar jam 8.30 di halte biar bisa masuk ke dalam masjid,’’ ujarnya.

Begitu pun setelahnya, jemaah diimbau tidak tergesa-gesa menuju halte bus setelah selesai melaksanakan salat Jumat untuk mencegah penumpukan. Mengingat, cuaca Kota Makkah cukup panas yakni berada di kisaran 40-41 derajat celcius. ’’Kami berdiam sejenak di Masjidil Haram baru menuju terminal. Agar terminal lengang, baru kami naik bus ke hotel masing-masing,’’ tutur Suyun. (bas/fen)

Baca Juga :  Tak Ada Agenda Show, Hanya Andalkan Hajatan

Artikel Terkait

Most Read

Masih Jadi Stigma Aib Keluarga

Gelatik yang Kian Antik

The Lasmojo Balik ke Stadion Jala Krida

Artikel Terbaru

/