alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Mojotirto Festival 2022, Dijadikan sebagai Muatan Lokal

SEMENTARA itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid menambahkan, sajian permainan tradisional yang ditampilkan 100 siswa SD negeri dan swasta pada Mojotirto Festival telah diajarkan di satuan pendidikan sejak setahun terakhir. Menurutnya, permainan tempo dulu itu akan kembali dimasifkan di tahun ajaran 2022/2023. ’’Di tahun ajaran baru mulai 12 Juli nanti akan kami masifkan sebagai muatan lokal di semua sekolah,’’ tegasnya.

Dia menyebutkan, setidaknya terdapat tujuh permainan tradisional yang akan diaplikasikan di masing-masing satuan pendidikan. Peserta didik akan memainkan secara rutin pada hari Senin sampai Kamis pada jam istirahat. ’’Jadi, mulai pukul 9.30 hingga 10.00 atau pada jam istirahat anak-anak akan menadakan Elingpiade,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Ning Ita: Dengan Kebahagiaan, Kesejahteraan Mudah Diraih

Di samping itu, Dinas P dan K juga akan menggulirkan program Ning Ita di Sekolah atau Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah di tahun ajaran baru 2022/2023. Amin menyebutkan, program peningkatan pendidikan keagamaan itu juga dilakukan serentak setiap Selasa hingga Kamis pada pukul 6.45 sampai dengan 7.30 atau sebelum jam pelajaran sekolah dimulai.

Amin menuturkan, tujuannya digulirkannya kedua muatan lokal itu untuk meningkatkan pendidikan keagamaan dan mengingatkan kembali permainan tradisional pada anak-anak. Termasuk mencegah anak usia sekolah dari ketergantungan handphone. ’’Karena di setiap permainan tradisional nanti ada refleksi nilai tetang kekompakan, kebersamaan, hingga berbagi dengan sesama,’’ tandasnya. (ram/abi)

SEMENTARA itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid menambahkan, sajian permainan tradisional yang ditampilkan 100 siswa SD negeri dan swasta pada Mojotirto Festival telah diajarkan di satuan pendidikan sejak setahun terakhir. Menurutnya, permainan tempo dulu itu akan kembali dimasifkan di tahun ajaran 2022/2023. ’’Di tahun ajaran baru mulai 12 Juli nanti akan kami masifkan sebagai muatan lokal di semua sekolah,’’ tegasnya.

Dia menyebutkan, setidaknya terdapat tujuh permainan tradisional yang akan diaplikasikan di masing-masing satuan pendidikan. Peserta didik akan memainkan secara rutin pada hari Senin sampai Kamis pada jam istirahat. ’’Jadi, mulai pukul 9.30 hingga 10.00 atau pada jam istirahat anak-anak akan menadakan Elingpiade,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dipicu Urbanisasi Penduduk ke Kota Industri

Di samping itu, Dinas P dan K juga akan menggulirkan program Ning Ita di Sekolah atau Peningkatan Iman dan Taqwa di Sekolah di tahun ajaran baru 2022/2023. Amin menyebutkan, program peningkatan pendidikan keagamaan itu juga dilakukan serentak setiap Selasa hingga Kamis pada pukul 6.45 sampai dengan 7.30 atau sebelum jam pelajaran sekolah dimulai.

Amin menuturkan, tujuannya digulirkannya kedua muatan lokal itu untuk meningkatkan pendidikan keagamaan dan mengingatkan kembali permainan tradisional pada anak-anak. Termasuk mencegah anak usia sekolah dari ketergantungan handphone. ’’Karena di setiap permainan tradisional nanti ada refleksi nilai tetang kekompakan, kebersamaan, hingga berbagi dengan sesama,’’ tandasnya. (ram/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/