Tunjang Mobilitas Masyarakat, Berlaku di Semua Koridor
KABUPATEN - Pemprov Jawa Timur (Jatim) bakal menggratiskan tarif bus Trans Jatim saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah nanti. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan dan menunjang mobilitas masyarakat saat lebaran.
”Nanti saya akan minta (Kadishub Jatim, Red) agar 1 Syawal Trans Jatim digratiskan. Tadi saya lihat semangatnya ibu-ibu untuk bersilaturahmi ini luar biasa,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seusai peresmian Peningkatan Kapasitas SPAM Regional Mojolagres di Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kamis (26/2).
Ia menyebut, pembebasan tarif transportasi umum ini berlaku untuk satu hari. Langkah pemprov ini sekaligus menunjang mobilitas masyarakat yang bersilaturahmi di hari Lebaran atau tradisi unjung-unjung. ”Memang di hari-hari besar nasional biasanya tarif Trans Jatim kita gratiskan,” terangnya.
Khofifah menuturkan, penggratisan ini akan menyasar banyak pengguna transportasi umum terintegrasi besutan Pemprov Jatim tersebut. Apalagi, saat ini konektivitas delapan koridor Trans Jatim mencakup wilayah aglomerasi Gerbangkertasusila dan Malang Raya dengan tarif ekonomis.
Tiga koridor di antaranya melayani rute Mojokerto. Meliputi, koridor II Mojokerto-Surabaya, koridor III Mojokerto-Gresik, dan koridor VI Mojokerto-Porong. Penumpang umum dikenakan tarif flat Rp 5 ribu dan Rp 2.500 khusus pelajar. Tarif ini tak berlaku bagi Trans Jatim Luxury. ”Nanti digratiskan untuk semua koridor,” pungkas Khofifah. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah