KOTA - Sedikitnya 200 pohon di Kota Mojokerto bakal dipangkas dalam waktu dekat. Perabasan itu dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang akibat angin kencang serta korsleting listrik.
Kegiatan pemangkasan itu menjadi agenda kegiatan PLN dalam menghadapi musim pancaroba. Manager PLN UP3 MoJokerto Muhammad Syafdinnur mengatakan, terdapat 200 titik perabasan pohon dan 54 titik pekerjaan dalam keadaaan bertegangan alias pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemadaman.
’’Kami berterima kasih kepada pemkot dan pemkab, OPD, polres, BPBD, DLH, dan semua pihak yang memberi dukungan dalam menjaga keandalan pasokan listrik,’’ ujarnya dalam apel yang diikuti 208 personel PLN di Lapangan Raden Wijaya, Kota Mojokerto, kemarin (29/10).
Selain oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup, perabasan pohon peneduh jalan di wilayah kota selama ini memang dilakukan oleh PLN. Kegiatan rutin tersebut berlangsung di banyak jalan protokol. Perabasan dilakukan dengan memangkas pohon yang terlalu rindang dan dahannya dekat dengan jaringan listrik.
Tak hanya mengantisipasi korsleting listrik akibat kabel yang terkena pohon, pemangkasan juga meminimalkan potensi kejadian pohon tumbang. Terlebih, selama musim pancaroba ini, sejumlah belasan pohon tumbang di Kota Mojokerto tumbang akibat angin kencang. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi