Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Operasional Pengumpan Mojokerto-Trawas Bakal Dukung Angkutan Lain

Martda Vadetya • Sabtu, 6 September 2025 | 15:30 WIB
LINTASI JALUR WISATA: Angkutan feeder Mojokerto - Trawas saat transit di Terminal Mojosari, kemarin.
LINTASI JALUR WISATA: Angkutan feeder Mojokerto - Trawas saat transit di Terminal Mojosari, kemarin.

KABUPATEN - Dua pekan beroperasi di bumi Majapahit, angkutan feeder Mojokerto-Trawas tak menuai kontroversi yang berarti. Pasalnya, moda angkutan lain tidak mengalami keluhan. Justru, keberadaan angkutan pengumpan ini mendukung jenis angkutan lainnya.

Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid menyebutkan, hingga kini belum ada permasalahan yang berarti setelah beroperasinya angkutan feeder Mojokerto-Trawas. Dia memastikan, operasional tersebut bakal mendukung angkutan lainnya. ’’Sementara belum ada,’’ ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Pihaknya menambahkan, angkutan feeder itu justru bakal mendukung angkutan lainnya. Baik yang beroperasi di kawasan Kota Mojokerto maupun Kabupaten Mojokerto. Bahkan, tak menutup kemungkinan pula bakal mendukung moda transportasi lain setelah ada pengembangan lebih lanjut.

Sebelumnya,  diketahui okupansi angkutan feeder rute Mojokerto-Trawas baru di kisaran 30 persen. Keterisian bangku penumpang transportasi umum terpadu ini terus diupayakan meningkat seiring tingginya potensi kebutuhan angkutan umum di jalur wisata Trawas.

’’Untuk sementara ini okupansi penumpang feeder baru sekitar 30 persen,’’ ujar Akhmad Yazid. Ia menjelaskan, hampir setiap perjalanan, kendaran elf long dengan kapasitas 19 seat ini terisi penumpang di kisaran 30 persen. Masing-masing armada per hari mengangkut penumpang di angka 20-50 orang. ’’Rata-rata satu armada setiap kali jalan isi 5 penumpang,’’ sebutnya.

Meski begitu, lanjut Yazid, jumlah penumpang melonjak beberapa kali lipat setiap weekend. Rata-rata okupansi penumpang harian menyentuh angka 55 persen atau terisi 10 kursi. ’’Akhir pekan penumpangnya lebih banyak karena kemungkinan banyak yang pergi ke tempat wisata (di Trawas),’’ ungkap Yazid.

Angkutan yang dinamai Gotra Mojo ini diresmikan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Kepala Dishub Jatim Nyono pada 19 Agustus lalu di Lapangan Trawas. Tarif angkutan umum ini dipatok per segmen. Penumpang tujuan Mojokerto-Mojosari ditarif Rp 10 ribu, Mojosari-Trawas Rp 17 ribu, dan Mojokerto-Trawas Rp 25 ribu. Seluruh penumpang mendapat fasilitas AC dan keamanan selama berkendara sesuai standar. (vad/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#trawas mojokerto #angkutan feeder #angkutan umum #terminal kertajaya mojokerto #mojokerto