KABUPATEN – Lonjakan lalu lintas di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) tembus 300 persen pada Lebaran tahun ini. Jumlah kendaraan selama arus balik hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding saat momen arus mudik.
Berdasarkan data yang diterima dari Head of Business and Relations Astra Tol Jomo M. Abdul Aziz, sebanyak 857.597 tercatat melintas selama periode Lebaran sejak 27 Maret sampai Sabtu (5/4) lalu. Jumlah tersebut meningkat hampir 300 persen dibanding lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada rentan yang sama, yakni 297.454 kendaraan.
Dari data yang sama, kepadatan paling tinggi terjadi pada Selasa (1/4) atau H+1 Lebaran dengan jumlah kendaraan mencapai 85.075 unit. Sementara itu, rata-rata jumlah kendaraan yang melintas selama arus balik nyaris dua kali lipat lebih banyak dibanding pada arus mudik. ’’Prediksi puncak arus balik sudah terjadi pada H+3 Lebaran Kamis, 3 April,’’ kata Aziz, kemarin (6/4).
Meski melejit dibanding hari biasa, volume kendaraan di tol tersebut menurun sekitar 4 persen dibanding momen Lebaran 2024. Aziz menyatakan kondisi lalu lintas selama Lebaran cenderung padat dan ramai, namun tetap lancar. Itu tak lepas dari persiapan dalam menyambut peningkatan arus tersebut. Antara lain yang dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, yakni rekayasa lalu lintas hingga penyediaan sepuluh mobile reader di gerbang tol.
Selain itu, 200 petugas juga diterjunkan selama arus mudik dan balik untuk membantu memperlancar perjalanan. ’’Layanan lalu lintas jalan tol juga disiagakan dalam kondisi prima, terdiri dari 3 mobil patroli, 1 mobil rescue, 2 ambulans, dan 4 mobil derek,’’ bebernya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi