Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalan Poros Sepanjang 72 Kilometer Mulus dan Lebar

Khudori Aliandu • Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:00 WIB
MULUS: Ruas jalan menuju destinasi wisata Air Terjun Dlundung, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas semakin lebar dan mulus.
MULUS: Ruas jalan menuju destinasi wisata Air Terjun Dlundung, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas semakin lebar dan mulus.

Dinas PUPR Kabupaten Tuntaskan Proyek Lebih Cepat
KABUPATEN - Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto berhasil tuntaskan pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 72 kilometer (km) di 74 ruas jalan poros antardesa. Dengan ruas jalan yang lebar dan mulus kian memudahan akses masyarakat di berbagai sektor. Dampaknya otomatis meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menegaskan, perbaikan jalan raya dan jembatan yang menjadi program prioritas sudah berahasil dituntaskan. Pelaksanaannya pun bahkan lebih cepat dari timeline. ’’Alhamdulillah, secara umum proyek pembangunan sudah selesai. Pengerjaan juga tepat mutu, tepat biaya, dan tepat sasaran. Dan terpenting juga tepat waktu,’’ ungkapnya.
Tak sekadar melakukan pembangunan pada ruas jalannya, Rinaldi menegaskan, pada sejumlah paket pengerjaan dinas PUPR juga melakukan pembangunan terhadap tembok penahan jalan (TPJ) di sisi kanan dan kiri jalan. Pembangunan ini sebagai langkah mengantipisi sedini mungkin kerusakaan konstruksi jalan yang bakal dibeton. ’’Konstruksi penahan jalan ini agar konstruksi jalan semakin kuat dan awet. Dengan TPJ ini, kita bisa menghindari ruas jalan tidak sampai terbelah dan berongga,’’ tuturnya.
Tahun ini pembangunan yang dilakukan tim bidang binamarga itu tersebar di 74 ruas jalan poros antardesa. Termasuk, sejumlah proyek jembatan. Menurut Rinaldi, jalan yang menjadi kewenangan pemda tersebut sebagian besar dibangun dengan standar jalan beton. Dengan lebar rata-rata enam sampai 10 meter dan ketebalan capai 25 sentimeter. ’’Dari paket proyek tersebut, tahun ini dinas PUPR berhasil menjadikan jalan sepanjang 72 kilometer dalam kondisi mantab, mulus dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,’’ tegasnya.
Prioritas jalan raya selama ini tak lain karena masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Langkah itu bagian dari wujud mendukung percepatan ekonomi yang tersebar di 18 kecamatan. Praktisnya, dengan ruas jalan yang lebar dan mulus memudahan akses masyarakat untuk berbagai kegiatan. Kondisi itu secara otomatis juga memberikan multiefek di tengah masyarakat hingga pelosok desa. ’’Kegiatan perdagangan menjadi lancar, sektor pendidikan, kesehatan, dan wisata juga menjadi nyaman dan tidak ada hambatan. Ekonomi kreatif juga makin bergeliat. Akhirnya secara otomatis kesejahteraan masyarakat akan meningkat,’’ paparnya.
Seperti halnya ruas jalan menuju destinasi wisata Air Terjun Dlundung, di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Akses menuju wisata andalan Pemkab Mojokerto ini sekarang menjadi mulus dan lebar. Pun demikian dengan sejumlah jembatan menuju kawasan wisata Trawas dan Pacet juga sudah lebar. Seperti halnya, Jembatan Purworejo yang berada di perbatasan Kecamatan Pacet-Trawas. Proyek dengan kontrak Rp 4,7 miliar juga tuntas lebih cepat. Selanjutnya ada Jembatan Kedungudi, Trawas senilai Rp 1,7 miliar dan jembatan Brugan yang masih satu lajur ruas jalan.
’’Tiga proyek ini juga semakin memperlancar akses menuju kawasan wisata di Kecamatan Pacet dan Trawas. Sehingga, selesainya proyek ini diharapkan sektor wisata di Mojokerto ikut terdongkrak dan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah yang asas manfaatnya, nanti juga akan kembali dirasakan masyarakat,’’ jelasnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto majapahit #proyek jalan #pupr