Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hadapi Penghujan, 21 Rumah Pompa di Kota Mojokerto Disiagakan 24 Jam hingga Pasang EWS Banjir

Rizal Amrulloh • Jumat, 22 Desember 2023 | 14:55 WIB

SIAP DIOPERASIKAN: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro saat melakukan peninjauan di Rumah Pompa Ngaglik, Kamis (21/12).
SIAP DIOPERASIKAN: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro saat melakukan peninjauan di Rumah Pompa Ngaglik, Kamis (21/12).
KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menghadapi musim hujan, Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro melakukan mitigasi bencana, Kamis (21/12). Selain memastikan Early Warning System (EWS) banjir telah berfungsi, sebanyak 21 rumah pompa juga disiagakan selama 24 jam.

Kemarin, Pj wali kota bersama Satlak Penanggulangan Bencana Kota Mojokerto meninjau langsung sarana prasana (sarpras) untuk pengendalian banjir tersebut. Di antaranya menyasar Rumah Pompa Ngaglik dan EWS yang terpasang di aliran Sungai Sadar.

’’Saya ingin memastikan bahwa ketika terjadi sesuatu, semua sudah kita bisa mitigasi dengan baik,’’ tuturnya. 

Menurutnya, keberadaan EWS yang baru terpasang pada tahun ini bertujuan untuk mendeteksi sekaligus memberi peringatan dini terhadap potensi banjir. Mengingat, luapan air sungai tidak hanya terjadi akibat curah hujan tinggi di Kota Mojokerto, melainkan juga perlu diwaspadai juga karena kiriman air dari hulu sungai.

’’Kalau ada peringatan banjir lebih awal, tentu masyarakat dapat segera mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi mandiri dibantu dengan tim siaga bencana,’’ sebutnya. 

Di samping itu, Ali Kuncoro juga menyatakan rumah pompa yang tersebar di 3 kecamatan se-Kota Mojokerto dipastikan dalam kondisi ready.

Bahkan, dari total 21 titik rumah penyedot air tersebut disiagakan penuh selama 24 jam beserta petugas operatornya. ’’Kita mempunyai 21 rumah pompa dan semuanya dalam kondisi baik dan siap beroperasi 24 jam,’’ kata Ali. 

DETEKSI DINI: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro didampingi Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo meninjau kesiapan EWS yang terpasang di Sungai Sadar, kemarin.
DETEKSI DINI: Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro didampingi Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo meninjau kesiapan EWS yang terpasang di Sungai Sadar, kemarin.

Proyek kolam retensi di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari juga dilakukan peninjauan. Ali Kuncoro menyebut, proyek infrastuktur yang masih dalam tahap pengerjaan fisik itu ditargetkan akan selesai paling lambat 26 Desember nanti.

’’Pembangunan kolam retensi ini sebagai salah satu pencegahan banjir di Kota Mojokerto. Untuk progres pembangunannya sudah mencapai 93,39 persen,’’ sebutnya. 

Selain sarpras, sosok yang juga Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur (Jatim) ini juga menyatakan kesiapan dari sumber daya manusia (SDM).

Jika terjadi bencana, Pemkot Mojokerto akan menerjunkan tim gabungan dari Tagana, Damkar, Kampung Siaga Bencana (KSB), serta tim medis dari PCS 119 serta PMI Kota Mojokerto.

’’Tentu kita harapkan tidak terjadi bencana, namun apabila terjadi bencana alam maupun nonalam Kota Mojokerto sudah siap,’’ sebutnya. 

Di sisi lain, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan bencana. Antara lain dengan memastikan saluran air yang ada di lingkungan tidak ada yang tersumbat serta segera mengubungi Call Center 112 jika terjadi kejadian kegawatdaruratan.

’’Saya harapkan masyarakat terus jaga lingkungan dan jangan buang sampah sembarangan,’’ pungkas Ali Kuncoro. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#rumah pompa #kota #ews #penghujan #siaga #mojokerto