Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto, Yudha Akbar Prabowo, mengatakan, sejauh ini memang banyak jabatan perangkat desa di Kabupaten Mojokerto yang kosong. Secara otomatis, untuk keseimbangan pelayanan desa, mengharuskan ada yang rangkap jabatan.
’’Kalau lagi kosong ya ada yang harus rangkap jabatan agar organisasi tetap jalan, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,’’ ungkapnya.
Sesuai data, paling banyak kekosongan perangkat desa itu tersebar di Kecamatan Kutorejo dengan total 25 kursi. Disusul kecamatan pungging 24 kursi, dan Jatirejo 23 kursi.
Selanjutnya Kecamatan Puri 19 kursi dan Dlanggu serta Jetis masing-masing 17 kursi. Sedangkan di Kecamatan Gondang dan Mojosari masing-masing 14 kursi.
Gedeg 13 kursi dan masing-masing 12 kursi di Kecamatan Pacet, Dawarblandong, dan Mojoanyar.
’’Sedangkan untuk Kecamatan Ngoro, Sooko 10 kursi. Sementara lainnya, seperti Bangsal, Kemlagi, Trawas, dan Towulan, di bawah 10 kursi. Pokoknya total se Kabupaten Mojokerto ada 239 jabatan perangkat desa yang lagi lowong,’’ paparnya.
Paling banyak pada jabatan kepala dusun dengan total 113 kursi. Hal itu tersebar di 18 kecamatan dan mayoritas ada di Kecamatan Pungging dengan jumlah 15 kursi.
Lalu Kecamatan Kutorejo 12 kursi dan Dlanggu 11 kursi. ’’Selebihnya untuk 15 kecamatan lainnya rata-rata di bawah 10 kursi di tiap kecamatan,’’ tuturnya.
Selain kadus, kekosongan ada di kasi layanan desa sebanyak 25 kursi. Sedangkan kasi kesejahteraan desa dengan total 24 kursi. Kasi pemerintahan desa 23 kursi.
Sementara itu, untuk sekretaris desa 18 kursi dan masing-masing 13 kursi ada pada posisi kaur keuangan desa dan kaur umum dan perencanaan desa.
’’Kekosongan ini banyak faktor. Ada yang karena meninggal, mengundurkan diri dengan alasan tertentu, ada juga yang dipindah,’’ jelasnya.
Yudha menegaskan, meski banyak jabatan pernagkat desa kosong, tak lantas membuat pemkab Mojokerto melakukan penjaringan secara serentak layakanya pilkades.
Menurutnya, pengisian diserahkan kepada desa masing-masing. ’’Kami mendorong desa yang mengalami kekosongan agar segera melakukan rekrutmen secara mandiri dengan melakukan koordinasi dengan camat masing-masing,’’ tegasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah