Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Normalisasi Waduk Tanjungan Mojokerto Capai 70 Persen

M
Penulis: Martda Vadetya❯
PERCEPATAN: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto mengerahkan dua alat berat untuk menggeber normalisasi Waduk Tanjungan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Rabu (4/11). (Martda/JPRM)
PERCEPATAN: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto mengerahkan dua alat berat untuk menggeber normalisasi Waduk Tanjungan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Rabu (4/11). (Martda/JPRM) 

Advertisement

Lakukan Percepatan, DPUPR Kerahkan Dua Ekskavator 

KEMLAGI - Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto melakukan percepatan normalisasi Waduk Tanjungan. Dua alat berat dikerahkan agar proyek pengerukan sedimentasi pada bendungan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto ini bisa segera tuntas. 

”Progres pengerjaan normalisasi saat ini sudah sekitar 70 persen. Galian bawah sudah selesai tinggal menata tanggulnya,” ungkap Kabid Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman, kemarin (4/11). Sesuai rencana awal, proyek ini digelar selama satu bulan sejak pertengahan Oktober hingga pertengahan November mendatang. 

Advertisement

Ia menjelaskan, percepatan pengerjaan dilakukan dengan mengerahkan dua unit ekskavator. Selain agar pengerjaan berlangsung sesuai deadline, tujuan percepatan ini untuk mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan imbas cuaca ekstrem pada awal musim hujan. ”Kita pakai dua alat berat untuk percepatan pengerjaan normalisasinya,” bebernya. 

Rois menyebut, tidak ada perubahan pada sasaran normalisasi. Pengerukan sedimen hanya pada sisi utara seluas 5 hektare dari  total bendungan seluas 19 hektare. ”Sasaran normalisasi ini sisi utara saja, sesuai rencana. Karena memang diprioritaskan pada titik yang mengalami pendangkalan,” tandas Rois. 

Waduk Tanjungan mengalami pendangkalan karena sudah lama tak disentuh normalisasi. Bendungan ini berfungsi sebagai penampung pasokan air irigasi pertanian di wilayah Kemlagi dan sekitarnya. Pengerukan sedimen yang dilakukan dinas PUPR ini tak lain untuk mengoptimalkan fungsi waduk, sekaligus mengantisipasi banjir akibat pendangkalan. (vad/ris)

Advertisement

 

 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko: Gulirkan Program Normalisasi, Sentuh Dua Saluran Irigasi

Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko: Gulirkan Program Normalisasi, Sentuh Dua Saluran Irigasi

 Musim kemarau panjang dimanfaatkan Pemerintah Desa (Pemdes), Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dengan menggulirkan program normalisasi. Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berbasis pemberdayaan masyarakat desa ters

Pemkab Mojokerto Normalisasi Waduk hingga Sungai Sepanjang 14,7 Kilometer

Pemkab Mojokerto Normalisasi Waduk hingga Sungai Sepanjang 14,7 Kilometer

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur sektor pertanian sekaligus mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan R

Kejar Musim Hujan, Normalisasi Waduk Windu di Mojokerto Dikebut

Kejar Musim Hujan, Normalisasi Waduk Windu di Mojokerto Dikebut

Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto terus melakukan percepatan proyek normalisasi Waduk Windu di Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong. Pengerukan sedimen salah satu bendungan di wilayah utara Kabupaten Mojokerto ini ditarg

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer