Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Urai Macet, Simpang Pacing Mojokerto Bakal Dipasang Traffic Light

R
Penulis: Rizal Amrulloh❯
DISURVEI: Petugas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto bersama tim gabungan melakukan survei terkait rencana pemasangan traffic light di simpang tiga Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/10). (Rizal/JPRM)
DISURVEI: Petugas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto bersama tim gabungan melakukan survei terkait rencana pemasangan traffic light di simpang tiga Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/10). (Rizal/JPRM) 

Advertisement

BANGSAL - Simpang tiga Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto rencananya bakal dipasang traffic light. Kemarin (16/10), petugas gabungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepolisian telah memulai tahapan dengan melakukan survei lapangan.

Tim yang terlibat dalam peninjauan di simpang tiga Pacing meliputi unsur DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Provinsi Jatim, serta Satlantas Polres Mojokerto.

Kabid LLAJ DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Setyo Budi mengungkapkan, survei bersama tersebut dilakukan seiring wacana pembangunan traffic light di simpang tiga Pacing. ”Masih sebatas survei awal,” terangnya, kemarin.

Advertisement

Menurutnya, langkah itu bermula dari adanya aduan masyarakat. Warga meminta agar dipasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) berupa lampu traffic light di persimpangan. ”Karena volume kendaraan di sana (Simpang Tiga Pacing, Red) padat dan rawan terjadi macet,” tuturnya.

Setyo menyebut, masih dibutuhkan rangkaian proses yang cukup panjang untuk dapat merealisasikannya. Selain masih tahap awal, proses pemasangan traffic light juga harus dilaksanaskan dengan melibatkan lintas sektor.

Mengingat, hanya ruas jalan yang dari arah Pacing-Dlanggu merupakan ruas jalan berstatus milik Kabupaten Mojokerto. Sedangkan jalan raya Bangsal-Mojosari merupakan jalan nasional.

Advertisement

Karena itu, lanjut Setyo, dari hasil survei awal tersebut nantinya akan disusun menjadi bahan kajian. Selanjutnya baru akan disorong untuk diajukan sebagai pengusulan. ”Nanti kami usulkan ke BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) karena jalan nasional,” pungkasnya. (ram/fen)

 

 

 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

SDN Pacing, Kabupaten Mojokerto Gelar MPLS Ramah Penuh Makna, Bangun Karakter lewat Aksi Nyata

SDN Pacing, Kabupaten Mojokerto Gelar MPLS Ramah Penuh Makna, Bangun Karakter lewat Aksi Nyata

SDN Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyambut tahun ajaran baru 2026/2027. Mengusung konsep MPLS Ramah, kegiatan yang berlangsung selama lim

Proyek Panjer-Seduri Rp 3,2 Miliar di Mojokerto Alami Deviasi Positif

Proyek Panjer-Seduri Rp 3,2 Miliar di Mojokerto Alami Deviasi Positif

Proyek pelebaran dan peningkatan kualitas ruas jalan Panjer-Seduri di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan progres positif. Pengerjaan infrastruktur bernilai Rp 3,2 miliar tersebut diharapkan menjadi

Satlantas Polres Mojokerto Ancang-ancang Kembali Gelar Razia Gabungan 

Satlantas Polres Mojokerto Ancang-ancang Kembali Gelar Razia Gabungan 

Satlantas Polres Kabupaten Mojokerto berancang-ancang untuk kembali menggelar operasi gabungan. Selain menindak kendaraan yang melanggar lalu lintas, razia juga menyasar kendaraan yang kedapatan menunggak pajak. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer