25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

Disnaker Kabupaten Mojokerto Audit K3 Pabrik Pasca Laka Kerja Buruh Tekstil

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus kecelakaan kerja di PT Multi Anugerah Lestari Texindo (Maltex), Sabtu (21/1) lalu menjadi atensi serius pemkab. Hari ini (24/1), Disnaker Kabupaten Mojokerto bersama Disnakertrans Provinsi Jatim akan turun ke lapangan. Pelaksanaan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) di pabrik tekstil berbahan PVC yang bermarkas di kawasan Ngoro Industri itu akan diaudit.

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto menegaskan, kecelakaan kerja mengerikan yang menimpa buruh pabrik PT Maltex sedang ditindaklanjuti. Sejauh ini pihaknya melakukan pemantauan terkait penerapan K3 oleh perusahaan. ’’Kita memonitor pelaksanaannya dengan pengawas dari provinsi,’’ jelasnya.

Dari monitoring sementara, pabrik penghasil berbagai produk tekstil berbahan dasar PVC itu telah menerapkan K3. Aspek-aspek keselamatan kerja karyawan telah dipenuhi. Dalam memastikan hal tersebut, pihaknya akan turun langsung ke pabrik guna melakukan audit. Pemeriksaan dilakukan kemarin (24/1).

Baca Juga :  Pastikan Penanaman Ulang di Lahan Pabrik Pengolahan Limbah

Bambang menyebut, pemeriksaan K3 dilakukan guna mengukur, memantau, dan mengevaluasi penerapan K3 di pabrik yang berada di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, tersebut. ’’Perusahaan tersebut sudah menerapkan K3, besok (hari ini, Red) kita audit bersama disnakertrans provinsi,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, buruh pabrik PT Maltex Muhammad Efendi, 28, asal Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, tewas secara mengerikan. Tubuhnya ditemukan hancur lebur tergiling mesin produksi, Sabtu (21/1) malam. Peristiwa horor itu dialami Efendi saat bekerja pada sif dua memasak bahan baku mika di bagian produksi lantai dua sektor A-2.

Kejadian tersebut diketahui setelah masakan mika yang harunya turun tiga kali hanya turun sekali ke mesin mixing yang berada di lantai bawah. Sejumlah rekan kerjanya hanya mendapati mesin yang dioperasikan korban dalam kondisi kotor.

Baca Juga :  Pemkab Warning PT Enero Berbenah atau Hentikan Produksi

Setelah petugas membuka bagian mesin didapati serpihan tulang dan gumpalan daging yang menyatu dengan mika hasil produksi. Ceceran daging dan tulang kecil-kecil itu diduga tubuh korban. Efendi diduga tergilas mesin produksi sehingga tubuhnya hancur. Hingga kini, kasus tersebut masih didalami Satreskrim Polres Mojokerto. (adi/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/