25.8 C
Mojokerto
Sunday, December 4, 2022

Seluruh Pegawai Bapenda Kabupaten Mojokerto Digembleng Budaya Antikorupsi

Tingkatkan Integritas dan Optimalkan Pajak Daerah

SELURUH Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto mendapat bimbingan teknis (bimtek) implementasi peraturan perundang-undangan, kemarin (23/11). Dengan menghadirkan narasumber dari Aparat Penegak Hukum (APH), mereka digembleng Budaya Antikorupsi dan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto Mardiasih menegaskan, antikorupsi menjadi prinsip kerja di lingkungan pemerintah, termasuk bapenda. Tak urung, sebagai penguatan di lingkungan kerjanya, para pegawai harus terus dibimbing dalam mengimplementasikan aturan yang berlaku. ’’Tujuannya untuk memberikan motivisi dan meningkatkan integritas pegawai bapenda dalam rangka mengoptimalkan pajak daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para wajib pajak,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Hujan Angin, Pohon di Bypass Mojokerto Tumbang Timpa Truk Parkir

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Ayola Hotel, Kota Mojokerto ini tak lain berdasarkan Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 37 tahun 2022 tentang Penjabaran Perubahan APBD TA 2022 dan dokumen pelaksanaan perubahan anggaran pada sub kegiatan bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan.

PAKTA INTEGRITAS: Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto, Mardiasih, menyematkan pin Berakhlak, dilanjut penandatanganan pakta integritas dengan disaksikan Kasi Datun Kejari Kabupaten Mojokerto, Dr Trian Yuli Diarsa, SH, MH dan Kanit Tipikor Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Ali Sadikin, SH, MH, serta Inspektorat selaku APIP.

Sebagai komitmennya, bimbingan teknis ini diakhiri dengan penyematan pin Berakhlak dilanjut penandatanganan pakta integritas dengan disaksikan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto, serta Inspektorat Selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Mojokerto. ’’Diharapkan hari ini menjadi momentum kita semua untuk menjadi birokrasi yang responsif, bersih, dan melayani,’’ tegasnya.

Sebagai narasumber, bapenda menghadirkan Kasi Datun Kejari Kabupaten Mojokerto Trian Yuli Diarsa, SH selaku Jaksa Pengacara Negara dan Kanit Tipikor Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Ali Sadikin. Dalam penyampaiannya, ada lima prinsip antikorupsi yang harus diterapkan agar terhindar dari tindak pidana korupsi. ’’Lima prinsip itu meliputi, akutanbilitas, trasparansi, kewajaran, kebijakan, dan kontrol kebijakan dalam suatu organisasi atau institusi atau masyarakat,’’ ungkap Trian. (ori/ron)

Baca Juga :  Awalnya untuk Donasi, Biaya Produksi Swadaya Sendiri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/