25.8 C
Mojokerto
Sunday, December 4, 2022

Pemkab Mojokerto Gembleng 58 Admin Media Sosial

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pemkab Mojokerto menggembleng 58 admin media sosial (medsos) perangkat daerah selama dua hari. Langkah ini agar mereka mampu mengelola informasi yang menjadi isu publik sebagai upaya menjaga citra instansi pemda. Salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan medsos setiap OPD sebagai sarana menyebarluaskan informasi positif.

Workshop Jurnalistik Pengelolaan Isu bagi perangkat daerah yang diinisiasi Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto dan dibuka Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Hotel Grand Whiz Trawas 21-22 November 2022. Di hari pertama workshop jurnalistik itu diikuti 58 kepala OPD dan 58 admin medsos perangkat daerah. Kemudian di hari kedua hanya diikuti peserta dari admin sosial media di setiap perangkat daerah.

MEDIA SOSIAL: Workshop jurnalistik pengelolaan isu bagi perangkat daerah yang diinisiasi Diskominfo di Hotel Grand Whiz, Senin (21/11).

’’Sebagian besar masyarakat kita ini mengakses pemberitaan atau informasi ini adalah melalui medsos. Maka sebagai bentuk kehadiran pemerintah kita mengikuti masyarakat memanfaatkan penggunaan medsos untuk memberikan informasi berita -berita yang positif,’’ ungkap Direktur PT. Indonesia Indicator Gani Kartiwa Adiwisastra dan Pimpinan Redaksi wilayah Indonesia Timur Indonesia Indicator Santika Saraswati Pribadi, selaku narasumber. Senin (21/11) malam.

Bupati Ikfina menegaskan, medsos memberikan ruang pemerintah untuk bisa lebih memberikan hal-hal positif dan produktif. Di lain sisi, pemanfaatan medsos juga bisa menunjukkan kehadiran dan kinerja pemerintah kepada masyarakat. ’’Ini sangat penting. Tidak semua masyarakat dari berbagai lapisan itu melihat secara langsung apa yang dilakukan oleh pemerintah. Dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemerintah itu bekerja dan pemerintah itu hadir,’’ katanya.

Baca Juga :  Alat Kedokteran Sedot Anggaran Rp 28,8 Miliar

Dalam perkembangan dunia informasi digital saat ini, lanjut Ikfina, membuat berita positif dan produktif adalah suatu keharusan. Hal itu bagian dari kepedulian pemerintah untuk bisa memperluas persentase beredarnya berita-berita positif di dunia maya. ’’Kalau kita tidak melakukan hal yang positif dan produktif itu, bisa jadi dunia digital dipenuhi dengan konten-konten mereka yang berada di dunia negatif yang persentasenya jauh lebih banyak dibandingkan berita-berita positif yang sesungguhnya,’’ ujarnya.

KERJA CERDAS : Bupati Ikfina Fahmawati memberi arahan pada kepala OPD dan admin medsos pada workshop jurnalistik pengelolaan isu bagi perangkat daerah yang diinisiasi Diskominfo di Hotel Grand Whiz, Senin (21/11).

Menurutnya, informasi positif tidak cukup hanya disampaikan saja. Tetapi juga perlu disebarluaskan dengan like and share. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto itu juga meminta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mojokerto memfungsikan jarinya untuk menyebarluaskan berita-berita terkait dengan kegiatan instansinya. ’’Hampir delapan ribu ASN se- Kabupaten Mojokerto semua ini jarinya harus berfungsi dan itu akan lebih melegitimasi terkait dengan pemberitaan pemerintah Kabupaten Mojokerto yang memang betul-betul bekerja dengan baik,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Eva Maya Ludiyanti, SDN Wates 2, Sesuaikan KBM dengan Kebutuhan Siswa

Sehingga hemat ikfina, masing-masing OPD harus memanfaatkan medos-nya untuk memberitakan semua kegiatan pemda. ’’Bahkan apel pagi pun silakan diberitakan. Itu menunjukkan komitmen dengan semuanya terkait dengan kedisiplinan, kebersamaan, kehadiran. Dan itu juga menunjukkan perilaku sebagai ASN Kabupaten Mojokerto,’’ tandasnya.

Kegiatan-kegiatan yang disebarluaskan oleh perangkat daerah itu nanti juga bisa menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah. Hal itu lantaran pemerintah provinsi maupun pusat menilai kinerja pemerintah daerah melalui pemberitaan yang ada di medsos. ’’Seperti saat hari kesehatan Nasional ada penghargaan yang diberikan oleh ibu gubernur kepada kita yang penghargaan dukungan penggerakan aksi bergizi. Itu menunjukkan bahwa pemerintah diatas kita ini menilai terhadap pemerintah daerah. Termasuk pada pemberitaan-pemberitaan yang muncul,’’ jelasnya.

KERJA CERDAS : Bupati Ikfina Fahmawati bersama kepala OPD dan admin medsos pada workshop jurnalistik pengelolaan isu bagi perangkat daerah yang diinisiasi Diskominfo di Hotel Grand Whiz, Senin (21/11).

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, mengatakan, pelatihan digelar untuk memberikan keterampilan kepada para admin medsos perangkat daerah dalam menyebarkan informasi positif dan menangkal berbagai isu negatif yang menyerang Pemkab Mojokerto. ’’Targetnya ke depan setiap perangkat daerah mampu meng-counter isu negatif yang menyerang Pemkab Mojokerto,’’ tegasnya. (ori/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/