25.8 C
Mojokerto
Sunday, December 4, 2022

Kelurahan Balongsari Kota Mojokerto, Bekali Pelatihan dan Keterampilan

POSYANDU Lentera Jiwa Kelurahan Balongsari juga secara rutin menggelar kegiatan skrining kesehatan kepada para ODGJ. Selain memonitor kondisi kejiwaan, agenda bulanan ini juga diisi dengan kegiatan produktif dengan pelatihan beragam keterampilan.

Lurah Balongsari Ageng Ardhyanto menambahkan, sejak dibentuk 2017, Posyandu Lentera Jiwa mengadakan kegiatan setiap bulan secara berkelanjutan. Berkolaborasi dengan tenaga kesehatan puskesmas, kegiatan yang digelar di Balai Kelurahan Balongsari tersebut bertujuan untuk monitoring kesehatan secara rutin terhadap ODGJ. ”Di Kelurahan Balongsari kurang lebih terdapat 48 ODGJ dan semua terpantau kesehatannya dari posyandu jiwa,” sambungnya.

Tak sekadar pemeriksaan, kegiatan posyandu jiwa juga digelar pelatihan untuk membuat aneka kerajinan. Salah satunya yang masih berlanjut hingga saat ini adalah pembuatan keset dari bahan baku kain perca. ”Semua dilakukan secara swadaya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Niko JPRM Sumbang Emas Perdana Porwanas XIII 2022 untuk Jatim
TERAMPIL: Wali Kota Mojokerto Ning Ita didampingi Lurah Balongsari Ageng Ardhyanto melihat pembekalan keterampilan ODGJ membuat kerajinan keset dari bahan kain perca.

Sejauh ini, kata Ageng, hasil produksi ODGJ mampu memenuhi pesanan di Kelurahan Balongsari dan sekitarnya. Ke depan, kerajinan tangan itu bakal dipasarkan dengan pangsa yang lebih.

Tak hanya itu, ODGJ binaan Posyandu Lentera Jiwa juga telah memiliki keterampilan membuat kemoceng dan produk daur ulang lainnya. Termasuk juga mampu memproduksi makanan olahan berupa telur asin. ”Harapannya dengan kesibukan yang produktif ini juga bisa membantu menstabilkan kejiwaan ODGJ,” ujar Ageng.

TERAMPIL: Wali Kota Mojokerto Ning Ita didampingi Lurah Balongsari Ageng Ardhyanto melihat pembekalan keterampilan ODGJ membuat kerajinan keset dari bahan kain perca.

Kegiatan posyandu jiwa juga dikemas variatif dengan bekerjasama lintas sektor. Antara lain dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto untuk kegiatan bersifat rohaniah. Termasuk dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto untuk menjaga kebugaran jasmani dengan aktivitas fisik. ”Jadi posyandu jiwa diisi dengan berbagai macam kegiatan dan terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tegasnya. (ram/ron)

Baca Juga :  Gubernur Ambil Tanah dan Air Trowulan untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/