alexametrics
32.8 C
Mojokerto
Friday, October 7, 2022

Bapenda Kabupaten Mojokerto Siapkan Reward Bagi WP Lunas sebelum Jatuh Tempo

BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto mengajak semua wajib pajak (WP) melunasi kewajibannya sebelum jatuh tempo 30 September nanti. Hal itu untuk menghindari sanksi administratif sebesar 2 persen setiap bulan.

Kepala Bapenda kabupaten Mojokerto Mardiasih mengatakan, selain taat pajak itu keren, bapenda juga menyiapkan reward kepada wajib pajak. Sesuai kriteria, jika beruntung mereka bakal mendapatkan kesempatan membawa hadiah yang sudah disiapkan. ’’Jadi, ayo segera bayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo 30 September 2022. Hindari sanksi administratif 2 persen setiap bulan. Karena orang bijak bangga bayar pajak,’’ ungkapnya.

Untuk melunasinya, WP tak perlu bingung. Mereka bisa melakukannya di perbankan, Kantor Pos, hingga minimarket. Berbagai upaya juga terus dilakukan agar WP melakukan membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo. Disebutnya, kepatuhan wajib pajak ini juga menjadi dukungan masyarakat dalam kesuksesan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Sebab, realisasi pajak yang masuk ke negara bakal dinikmati masyarakat.

Baca Juga :  Kirab Budaya Harmoni Kebangsaan, Wujud Kerukunan dalam Keberagaman
KERJA TIM: Petugas Bapenda Kabupaten Mojokerto melakukan pemutakhiran data PBB-P2 untuk menghindari data dobel.

Di pengujung tahun nanti, bapenda juga menyiapkan reward sebagai bentuk terima kasih pemda ke masyarakat yang patuh dalam pembayaran PBB-P2. ’’Reward itu nanti sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kepatuhan wajib pajak. Tentu dengan penilaian dan kriteria-kriteria tertentu,’’ tandasnya.

Sesuai data, per kemarin (21/9), realisasi penerimaan PBB-P2 tembus Rp 89,1 miliar atau 94,86 persen dari target Rp 94 miliar di APBD. Khusus untuk realisasi buku 1, 2, dan 3, di angka 61,14 persen atau Rp 31,269 miliar dari target Rp 51,147 miliar. Angka itu belum ditambah buku 4 dan 5.

’’Kami juga fokus melakukan validasi data WP PBB-P2 sebagai upaya pemutakhiran data objek pajak. Sekaligus itu untuk menekan angka piutang karena banyak juga objek pajak yang berstatus fasum. Termasuk, yang ganda,’’ tuturnya. (ori/ron)

Baca Juga :  Prioritas Warga Kota

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/