25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

Proyek GOR Mojopahit Kota Mojokerto Tak Kunjung Rampung

KONI Khawatir Dicoret Jadi Venue Porprov VIII

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Belum rampungnya proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) dan Seni Mojopahit, membuat KONI Kota Mojokerto waswas. Pasalnya, setelah diusulkan sebagai salah satu venue Porprov VIII, gedung yang bersebelahan dengan kantor Wali Kota ini dinilai belum siap untuk menggelar pertandingan level provinsi.

Yang lebih memprihatinkan, proyek lanjutan senilai Rp 1,5 miliar baru berjalan awal Agustus ini. Padahal, KONI dan Dispora Jatim dalam waktu dekat bakal mensurvei GOR sebagai salah satu venue yang akan ditempati untuk pertandingan beberapa cabor.

Ketua Umum KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo mengatakan, GOR dan Seni Mojopahit menjadi satu dari tujuh venue yang diusulkan untuk pertandingan Porprov. Sebagai salah satu dari empat daerah tuan rumah Porprov VIII, KONI dituntut mampu menyediakan sejumlah venue yang representatif.

Waktu pelaksanaan yang tinggal 11 bulan lagi membuat KONI bekerja ekstra keras dalam menyiapkan semua kebutuhan pertandingan. Termasuk venue yang siap menampung ratusan hingga ribuan atlet dari berbagai daerah se-Jatim. ’’Kami punya waktu kurang dari 11 bulan lagi untuk persiapan. termasuk GOR dan Seni Mojopahit yang kami usulkan sebagai venue untuk tiga cabor,’’ ujarnya.

Baca Juga :  7.793 PKM Kota Mojokerto Terima BLT BBM

Dari usulan itu, setidaknya tiga cabor siap dipertandingkan di gedung yang berada di Jalan Gajah Mada itu. Yakni judo, angkat berat dan angkat besi, serta petanque.

Judo, angkat berat dan angkat besi berada di dalam arena. Sementara, Petanque rencananya di halaman gedung. Hanya saja, kesiapan GOR Mojopahit sampai saat ini dinilai masih meragukan. Sebab, proyek pembangunan lanjutan yang dianggarkan lewat APBD tahun anggaran 2022 baru berjalan.

Yakni menyentuh penyelesaikan atap dan tribun serta ruang depan gedung. Termasuk pembangunan landscape yang terletak di halaman depan yang berupa taman dan papan nama. Proyek tersebut juga masih diperjuangkan dalam perubahan APBD tahun 2022. Artinya, proses rehabilitasi masih sangat banyak. Belum lagi finishing-nya yang direncanakan lantai bermatras. Artinya, butuh waktu lama untuk bisa menyelesaikan semua pekerjaan. Hal ini yang dikhawatirkan KONI tidak cukup waktu di lima bulan waktu tersisa jelang tutup tahun.

Baca Juga :  Misteri Makam Covid-19 Kota Mojokerto, Arwah Gentayangan Perawan Tua

Padahal, kelayakan venue ini akan disurvei KONI dan Dispora Jatim. Bahkan, agenda survei telah dijadwalkan secara estafet. Jika dalam penilaian dianggap tidak layak, bisa jadi GOR akan dicoret dari daftar usulan. Sehingga jumlah venue dan cabor yang dipertandingkan di Kota Onde-Onde berkurang banyak. ’’Infonya dalam minggu-minggu ini akan disurvei. Kemarin perwakilan dari dinas PUPR sudah dipanggil bu Wali (Wali Kota Mojokerto, Red). Jika tidak bisa rampung tahun ini, akan dilanjutkan tahun depan dengan proyek kontrak bersyarat,’’ tandasnya.

KONI sendiri mengusulkan 7 venue yang siap menggelar sejumlah pertandingan cabor Porprov. Selain GOR dan Seni Mojopahit, ada pula Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Sunrise Mall, Gedung Astoria, Komplek ruko jalan Majapahit Selatan, Ayola Hotel. (far/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/