29.8 C
Mojokerto
Thursday, February 9, 2023

Cabor Baru KONI Kota, Wakili Jatim di Kejurnas Virtual

JENIS cabang olahraga (cabor) di Kota Mojokerto kian bervariasi. Salah satunya, Ikatan Dance Sport Indonesia (IODI) Kota Mojokerto. Meski masih berusia muda, torehan medali saat Porprov 2019 berhasil diraih para atletnya. Bagaimana kiprah cabor satu ini?

Dansa yang dilombakan termasuk kategori cabang olahraga dancesport. Olahraga jenis ini rupanya berkembang di Kota Mojokerto. Bahkan, kini sudah ada organisasi yang menaungi olahraga yang berkembang di Benua Eropa dan Amerika Latin ini.

Dancesport memiliki beberapa jenis kategori perlombaan. Diantaranya, dansa ballroom, cha-cha, hingga jazz. Selain itu, juga ada jenis kategori Hip-hop adult and kids. Serta, jenis traditional sport.

Cabor dansa ini pertama kali dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional XIX Tahun 2016 lalu di Jawa Barat. Pada PON XVIII di Kalimantan Timur Tahun 2008, cabor ini hanya dipertandingkan di kelas eksibisi. Sedang, di Kota Mojokerto, Ikatan Dancesport Indonesia (IODI) Kota Mojokerto terbentuk pada bulan Juli tahun 2019 lalu.

’’Bulan Agustus 2019, pertama kali kami mengirim 8 atlet dan 2 pelatih pada eksibisi dancesport ajang Proprov 2019. Dari kategori U-12 dan U-21, kami dapat 4 mendali perunggu,’’ ujar Ketua IODI Kota Mojokerto, Barce Dian Mardany. Pria yang juga atlet dancesport ini mengatakan, dirinya merupakan salah satu pendiri komunitas tim dance @Fstar_ind tahun 2009 lalu.

Baca Juga :  Duta Kota Mojokerto Menuju Pemuda Pelopor Nasional

Tim dance itu, beber Barce, banyak mendulang prestasi membanggakan. Di antaranya, semifinalis Indonesia Mencari Bakat Tahun 2014, finalis The Dance Icon Indonesia season 1 di SCTV, dan juga bronze medal Porprov dancesport Tahun 2019. ’’Pada awal tahun 2016, saya mengikuti acara bergengsi di salah satu televisi swasta. Saya sempat sounding ke Disporabudpar dan KONI Kota Mojokerto, sekaligus menanyakan apakah ada cabor dancesport,’’ ujar Barce.

 

Pria berusia 27 tahun ini juga sekaligus mengusulkan agar KONI Kota Mojokerto menambah cabor baru yakni dancesport. ’’Akhirnya pada tahun 2019 terwujud IODI Kota Mojokerto,’’ ujar pria yang tinggal di Perum Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini.

Capaian prestasi pada event Porprov 2019 lalu, menurut dia, menjadi kebanggaan tersendiri. Karena, pada kesempatan perdana bertanding di event tingkat provinsi, rupanya kontingen asal Kota Mojokerto dapat mendulang medali. ’’Saya bangga sekali pertama kali dibentuk IODI ini dan langsung mendapat 4 medali perunggu di Porprov dancesport 2019 lalu,’’ timpal pria berkacamata ini.

Baca Juga :  Baliho Roboh Timpa Warga, Polisi Kota Mojokerto Periksa Vendor dan Superindo

Hasil positif itu harapan Barce dapat ditingkatkan. Tahun 2020 ini meski terdapat pandemi, dirinya menyebutkan atlet IODI Kota Mojokerto mendapatkan kepercayaan dari pengurus IODI Provinsi Jatim untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tanggal 13 Desember 2020.

Namun, Kejurnas di masa pandemi ini digelar secara virtual. Empat atlet IODI Kota Mojokerto mewaliki nama Jawa Timur untuk bertanding melawan atlet IODI pengkot dan pengkab seluruh Indonesia. Selain dari Kota Mojokerto, juga terdapat atlet dari Malang, Surabaya, Sidoarjo, dan Blitar yang juga membela Jatim.

’’Kami atlet IODI Kota Mojokerto mohon doa restu dan dukungannya dalam menghadapi Kejurnas Dancesport-HipHop adult pada 13 Desember mendatang,’’ pungkas Barce. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/