Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Mojopedia
icon featured
Mojopedia

Dipindah ke Purwotengah

13 Januari 2022, 12: 35: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Dipindah ke Purwotengah

RUMAH TAHANAN: Lapas Klas IIB Mojokerto yang dibangun sejak era pemerintahan kolonial tahun 1927. (Yulianto Adi Nugroho/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

SEMENTARA itu, persoalan di balik jeruji besi penjara Mojokerto itu kemudian memantik reaksi pemerintah. Untuk menunjang rumah tahanan yang lebih representatif, maka pada 1927 dibangun lembaga pemasyarakatan yang didirikan di Kelurahan Purwotengah, Kota Mojokerto.

Ayuhanafiq mengatakan, selain dibangun di atas lahan yang lebih luas, alasan lain dipindahnya rumah tahanan tersebut bertujuan agar suasana di pusat pemerintahan lebih kondusif. Terlebih, penjara lama berada di kawasan Kantor Bupati Mojokerto, alun-alun, masjid agung, hingga tempat hiburan lainnya. ’’Setelah penjara dipindah ke Purwotengah, suasana di pusat kota terkesan menjadi lebih nyaman,’’ imbuhnya.

Meski begitu, bekas rumah tahanan tetap dimanfaatkan sebagai Landaard Mojokerto. Lembaga pengadilan negeri tersebut bertahan hingga kisaran 1970-an sebelum akhirnya dibangun baru di Jalan RA. Basuni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Hanya Bertahan Seumur Jagung

Demikian dengan penjara Purwotengah yang juga masih difungsikan hingga saat ini. Bahkan, sebut Yuhan, gedung yang kini bertransformasi menjadi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Mojokerto itu masih tetap terjaga keasliannya di usia yang hampir menapaki seabad. ’’Kondisi bangunan maupun sel tahanan di penjara Purwotengah tidak banyak mengalami penambahan dari saat awal dibangun,’’ pungkasnya. (ram/abi)

(mj/ram/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia