Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Salty Tanpa Garam, Sindiran Halus ala Anak Muda Masa Kini

Imron Arlado • Selasa, 29 Juli 2025 | 23:10 WIB
Di tengah maraknya penggunaan bahasa gaul di media sosial saat ini, istilah “Salty” menjadi salah satu kata yang sering kali kita dengar. Sumber Foto: Pinterest
Di tengah maraknya penggunaan bahasa gaul di media sosial saat ini, istilah “Salty” menjadi salah satu kata yang sering kali kita dengar. Sumber Foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO -Di tengah maraknya penggunaan bahasa gaul di media sosial saat ini, istilah Salty menjadi salah satu kata yang sering kali kita dengar.

Meski terdengar seperti kata dalam Bahasa Inggris yang berarti asin, dalam konteks kekinian, salty memiliki makna yang jauh berbeda dan tidak ada hubungannya dengan rasa asin.

Dalam bahasa gaul anak muda zaman sekarang, salty menggambarkan seseorang yang merasa kesal, cemburu, atau tersinggung atas suatu hal. Biasanya karena hal sepele atau merasa dikalahkan.

Istilah ini awal populer di komunitas game untuk menyindir pemain yang mudah marah saat kalah. Seiring berjalannya waktu, kata ini masuk ke dunia nyata dan menjadi bagian dari percakapan sehari-hari.

 

Contoh:

  1.     “Duh, dia salty banget gara-gara nggak diajak nongkrong.”
  2.     “Santai dong, jangan salty gitu cuma karena kalah debat.”

Uniknya, menyebut seseorang salty sering kali menjadi bentuk sindiran yang halus tapi menyentil. Tidak sekeras kata Baper, tetapi cukup untuk menyampaikan jika seseorang terlihat reaktif.

Karena sifatnya yang sedikit sarkas, kata ini sering digunakan dalam konteks bercanda walaupun tetap harus berhati-hati agar tidak menyinggung pihak manapun.

Kata ini mudah digunakan, terdengar lucu, dan cocok digunakan dalam situasi sosial yang ringan. Di era digital, terutama di platform seperti TikTok, Twitter, atau Instagram. Istilah ini sering muncul dalam bentuk meme, caption, atau komentar.

Istilah salty dalam bahasa slang telah menjadi bagian dari ekspresi emosi dan sikap tertentu dalam komunikasi sehari-hari, terutama di kalangan yang lebih muda dan di dunia digital.

 

Baca Juga: Pentingnya Saling Sapa, Efek Positif Interaksi Sosial Kecil pada Kesehatan Mental! 

 

Generasi muda kerap menggunakan kata ini karena mampu meyampaikan emosi secara ringkas dan dengan sentuhan humor.

Meskipun terkesan lucu, istilah salty tetap menunjukkan adanya rasa tidak nyaman dari seseorang. Maka dari itu, bijaklah dalam menggunakan istilah ini, terutama ketika menyangkut perasaan orang lain.

 

Oleh karena itu, pemahaman terhadap konteks penggunaan menjadi kunci untuk memberikan penjelasan arti yang sebenarnya dari istilah salty dalam percakapan informal atau di media sosial.NIYA

 

Editor : Imron Arlado
#anak muda #bahasa gaul #istilah kata #rasa asin #Lifestyle #Salty #gaya hidup