Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Pensiun, Rintis Bisnis Thrifting

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯

 


Advertisement

RINTISAN: Roul Amrulloh merintis bisnis thrifting sepatu bermerek sejak dua tahun lalu.
RINTISAN: Roul Amrulloh merintis bisnis thrifting sepatu bermerek sejak dua tahun lalu.
BERAWAL dari hobi ’’ngethrift’’ sepatu, Roul Amrulloh tak menyangka aktivitas isengnya dua tahun lalu justru membuka jalan usaha yang kini terus berkembang. Dari sekadar berburu sepatu layak pakai hingga menjualnya secara daring, Roul berhasil mengubah kegemaran menjadi sumber penghasilan tambahan.

Awalnya, pegawai negeri sipil yang tahun ini akan purna tugas ini hanya menikmati proses memilih dan mengoleksi sepatu hasil thrifting. Namun, banyaknya pertanyaan dari teman dan pengguna media sosial soal sepatu yang ia miliki memunculkan ide baru. ’’Banyak yang tanya, akhirnya kepikiran, kenapa tidak sekalian dijual,’’ ujarnya.

Ia pun mulai serius. Roul belajar kulakan, memilah kualitas sepatu, hingga memahami pasar. Media sosial menjadi pintu utama. Mulai dari Facebook, kemudian merambah Shopee, hingga kini TikTok menjadi lapak yang paling ramai. Penjualan juga didukung lewat WhatsApp Story, dengan konsep sederhana. ’’Ini ibaratnya iseng-iseng berhadiah,’’ ujar pria berkacamata ini.

Advertisement

Menariknya, usaha ini dirintis beriringan dengan aktivitas utama Roul yang sebentar lagi memasuki masa purna tugas. Mei mendatang, ia dijadwalkan pensiun. Namun, alih-alih memperlambat aktivitas, Roul justru menyiapkan langkah baru.

Selain tetap mengelola usaha sepatu, Roul berencana mengembangkan bimbingan belajar khusus persiapan masuk TNI, Polri, dan sekolah kedinasan. Ia juga akan fokus mengelola pelatihan dan diklat, terutama di bidang kepemimpinan dan public speaking. ’’Biar masa pensiun tetap aktif dan produktif,’’ tuturnya.

Bagi Roul, perjalanan ini bukan sekadar modal uang, melainkan keuletan, jaringan teman dan kolega, serta keberanian mencoba. Prosesnya memang tidak instan. ’’Hasilnya ya, cokot-cokot alot-lah,’’ timpal pegawai di Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto ini.

Advertisement

Roul Amrulloh menekuni hobi dengan pemanfaatan media sosial, bisa berubah menjadi peluang usaha. Bahkan menjadi bekal menyongsong masa pensiun yang lebih aktif dan bermakna. (fen)  

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Gaya Hidup atau Sekadar Tren? Mengapa Banyak Anak Muda Lebih Memilih untuk Membeli Pakaian Bekas

Gaya Hidup atau Sekadar Tren? Mengapa Banyak Anak Muda Lebih Memilih untuk Membeli Pakaian Bekas

Benarkah thrift culture merupakan gaya hidup? atau hanya sekadar tren belaka?

Thrift Culture Sebenarnya Dapat Merugikan Lingkungan, Begini Faktanya

Thrift Culture Sebenarnya Dapat Merugikan Lingkungan, Begini Faktanya

Sisi Gelap Thrift Culture yang Wajib Diketahui Para Penikmat Pakaian Bekas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer