Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Libur Panjang Akhir Tahun, Pemesanan Melonjak

M
Penulis: Martda Vadetya❯

 

ASRI: Pengunjung disuguhkan suasana khas lereng Gunung Welirang saat glamping di Alas Pacet.
ASRI: Pengunjung disuguhkan suasana khas lereng Gunung Welirang saat glamping di Alas Pacet.


Advertisement

MOMEN libur panjang akhir tahun tinggal beberapa pekan lagi. Sejumlah pengelola wisata glamping di Mojokerto Selatan mulai kebanjiran pesanan sejak jauh hari. Meningkatnya aktivitas berkemah dengan fasilitas lengkap ini terlihat dari tren booking yang meroket dua kali lipat.

 Seperti yang dialami wisata Alas Pacet. Salah satu kafe sekaligus penyedia glamping di Desa/Kecamatan Pacet, ini bahkan telah mengalami lonjakan pemesanan sejak saat ini. ’’Yang paling banyak di-booking buat libur panjang akhir tahun ini mulai tanggal 20 Desember sampai 5 Januari 2026 nanti,’’ ujar Wiwit Haryono, owner Alas Pacet.

 Pihaknya tak menampik jika libur panjang pergantian akhir tahun jadi salah satu momen favorit para wisatawan menggelar glamping. ’’Periode (libur akhir tahun) itu sudah padat yang booking. Bisa dibilang meningkat dua kali lipat dibanding hari-hari biasa,’’ imbuhnya.

Advertisement

 Menurutnya, hal ini tak lepas dari kawasan Pacet yang dianggap punya nilai lebih untuk tempat berkemah mewah di alam bebas. Selain suasa hutan khas lereng Gunung Welirang, wisata di kawasan Gotekan ini menyuguhkan city light saat malam hingga view Gunung Penanggungan di siang hari.

 ’’Untuk event libur panjang akhir tahun ini kita ada paket khusus di kisaran Rp 500-800 ribu per malam,’’ ungkap Sarko, sapaan karibnya. Praktis, sejumlah tenda kemah hingga kabin kayu yang disediakan kini nyaris penuh dipesan untuk libur akhir tahun nanti. Alas Pacet menyediakan 5 kabin kayu, 7 tenda flat deck dan 4 empat tenda glamping bagi pengunjung.

 Sesuai konsep glamping, sejumlah fasilitas mewah dan nyaman juga didapat pengunjung dibanding camping biasa. Mulai dari kasur lipat, selimut, soft drink hingga sarapan. ’’Untuk toiletnya ada yang air panas. Khusus kabin, masing-masing toilet dalam,’’ imbuhnya.

Advertisement

 Meski berada di kawasan hutan Pacet, lanjut Sarko, Alas Pacet dinilai aman untuk glamping bersama keluarga. Terlebih, lokasi wisata satu ini tidak berada di tebing atau lereng terjal. ’’Memang cuaca akhir-akhir ini tidak menentu, tapi Insya Allah di sini aman. Pertama, lokasi kita tidak sampai di Sendi dan tidak berada di samping tebing,’’ tukasnya. (vad/fen)

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Libur Panjang, 5 Ribu Warga Naik KA via Stasiun Mojokerto

Libur Panjang, 5 Ribu Warga Naik KA via Stasiun Mojokerto

Libur panjang peringatan HUT ke-81 RI mendongkrak jumlah pengguna kereta api (KA) di Stasiun Mojokerto. Selama empat hari, tercatat lima ribu lebih warga bepergian menggunakan transpotasi umum tersebut.

Libur Nasional Beruntun, Pelaku Usaha Wisata Optimistis Kunjungan Meningkat 

Libur Nasional Beruntun, Pelaku Usaha Wisata Optimistis Kunjungan Meningkat 

Memasuki periode libur nasional beruntun pada akhir Mei dan awal Juni 2026, pelaku usaha sektor pariwisata di berbagai daerah menunjukkan optimisme terhadap peningkatan jumlah wisatawan.

Libur Panjang, Penumpang KA di Mojokerto Tembus 6 Ribu Orang

Libur Panjang, Penumpang KA di Mojokerto Tembus 6 Ribu Orang

Libur panjang pekan lalu mendongkrak jumlah penumpang kereta api (KA) di Stasiun Mojokerto. Selama lima hari, pengguna moda transportasi ini mencapai 6 ribu orang. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer