Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Testaria Sajian Tradisional

Berburu Sayur Kelor Aroma Kemangi

24 Oktober 2021, 09: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Berburu Sayur Kelor Aroma Kemangi

SEGAR: Olahan sayur kelor warung Yu Ti dengan aroma kemangi yang khas dan menjadi buruan pembeli berbagai daerah (Indah Oceananda/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Banyak masyarakat yang meyakini daun kelor hanya digunakan untuk menghilangkan susuk guna-guna. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi Bu Yutiana, pemilik warung makan yang membuat olahan kuliner dari daun kelor.

Warung makan sederhana yang berlokasi di sebelah kantor KUA Jetis, Jalan PB Sudirman, Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ini menyediakan sayur bening kelor yang menjadi menu andalan. Namanya Warung Yu Ti.

Berbeda dengan sayur bening biasanya, olahan bening kelor Yu Ti selalu menggunakan daun kemangi. ’’Resep turun-temurun selalu pakai daun kemangi. Tapi tidak langsung diolah bersamaan dengan daun kelornya. Melainkan harus dimasukkan ketika sayurnya sudah matang, agar aroma kemanginya meresap,’’ ucap wanita 62 tahun ini.

Baca juga: Ditata agar Tambah Mood saat Menyantap

Karena olahan sayur bening kelornya yang khas itu, banyak pembeli yang berdatangan jauh-jauh hanya untuk menikmati kuliner seharga Rp 10 ribu ini. Yu Ti memaparkan, pembelinya tak hanya dari sekitar Mojokerto saja. Bahkan dia juga memiliki pelanggan asal Gresik, Surabaya, hingga Palembang.

’’Per porsinya Rp 10 ribu sudah termasuk nasinya. Kadang kalau liburan pasti mereka sempatkan ke sini, karena ketagihan dengan aroma kemangi yang muncul ketika menyantap sayur ini,’’ terangnya.

Selain itu, sayur kelor buatannya juga selalu laris ketika musim kemarau maupun penghujan. ’’Ini lagi kemarau, saya selalu siapkan menu sayur kelor. Karena banyak yang cari, pas dengan cuacanya,’’ imbuh wanita yang mendirikan warung tersebut sejak tahun 1982 silam.

Untuk lauk pendampingnya, di warung tersebut juga tersedia berbagai macam bothok-an. Seperti bothok ati ampela ayam kampung, bothok ikan patin dan ikan pindang. ’’Ada juga menu lainnya seperti kare ayam kampung, rawon daging dan pecel. Tapi yang paling banyak dicari ya sayur kelor ini,” sebutnya. Warung tersebut buka sejak pukul 08.00 pagi hingga 17.00 WIB. (oce/fen)

(mj/OCE/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia