alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Jenis Full Print dan Karakter Paling Diminati

Produksi Songkok Kala Ramadan

Kehadiran bulan suci Ramadan tak bisa lepas dari tren fashion yang mengikutinya. Tak hanya pakaian, songkok sebagai asesoris busana muslim juga turut berkembang dengan bentuk dan jenis terbaru. Hal ini yang membuat sejumlah pengrajin penutup kepala pria tersebut banjir pesanan.

SALAH satunya Ahmad Dimyati, pengrajin songkok asal Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dimyati menuturkan, pesanan songkok biasanya meningkat ketika di bulan Ramadan saja.

Namun tiga bulan jelang Hari Raya Idul Fitri, pesanan justru sudah deras mengalir. Dan Ramadan tahun ini, Dimyati bisa memproduksi hingga 100 kodi per minggunya.

’’Kalau hari biasa gitu biasanya bisa jual 20 sampai 50 kodi. Kalau pesanan paling tinggi itu malah 3 bulan sebelum Ramadan. Kita bisa jual sampai 100 kodi per minggunya. Dan rata-rata yang beli dari luar pulau,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Perabot Interior untuk Percantik Ruangan

Bukan hanya jenis songkok hitam polos saja yang banyak diminati customer. Beberapa produk peci terbaru nyatanya juga banyak digandrungi para muslimin, khususnya kalangan pemuda. Yaitu songkok jenis print full color. ’’Untuk tahun ini kayaknya songkok hitam polos, awal Ramadan juga kami mengeluarkan produk baru. Songkok nasional kombinasi print dan full color. Dan penjualannya kita utamakan di online dahulu,’’ tuturnya.

Selain itu, songkok anak bermotif gambar karakter kartun, seperti Upin-Ipin, Tayo, Nemo, dan yang lainnya juga laris diminati warga. Selain harga yang cukup relatif murah, pembuatan songkok tersebut tidak ribet, karena menggunakan teknik bordir full print bukan sablon. (far/fen)

Produksi Songkok Kala Ramadan

Kehadiran bulan suci Ramadan tak bisa lepas dari tren fashion yang mengikutinya. Tak hanya pakaian, songkok sebagai asesoris busana muslim juga turut berkembang dengan bentuk dan jenis terbaru. Hal ini yang membuat sejumlah pengrajin penutup kepala pria tersebut banjir pesanan.

SALAH satunya Ahmad Dimyati, pengrajin songkok asal Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kabupaten Mojokerto. Dimyati menuturkan, pesanan songkok biasanya meningkat ketika di bulan Ramadan saja.

Namun tiga bulan jelang Hari Raya Idul Fitri, pesanan justru sudah deras mengalir. Dan Ramadan tahun ini, Dimyati bisa memproduksi hingga 100 kodi per minggunya.

’’Kalau hari biasa gitu biasanya bisa jual 20 sampai 50 kodi. Kalau pesanan paling tinggi itu malah 3 bulan sebelum Ramadan. Kita bisa jual sampai 100 kodi per minggunya. Dan rata-rata yang beli dari luar pulau,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Merak Lebih Kebal Penyakit

Bukan hanya jenis songkok hitam polos saja yang banyak diminati customer. Beberapa produk peci terbaru nyatanya juga banyak digandrungi para muslimin, khususnya kalangan pemuda. Yaitu songkok jenis print full color. ’’Untuk tahun ini kayaknya songkok hitam polos, awal Ramadan juga kami mengeluarkan produk baru. Songkok nasional kombinasi print dan full color. Dan penjualannya kita utamakan di online dahulu,’’ tuturnya.

- Advertisement -

Selain itu, songkok anak bermotif gambar karakter kartun, seperti Upin-Ipin, Tayo, Nemo, dan yang lainnya juga laris diminati warga. Selain harga yang cukup relatif murah, pembuatan songkok tersebut tidak ribet, karena menggunakan teknik bordir full print bukan sablon. (far/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/