Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Lifestyle
icon featured
Lifestyle
Bakso Bakar

Berbalut Sensasi Rempah

10 Oktober 2021, 12: 20: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Berbalut Sensasi Rempah

BERBEDA: Bakso bakar di awasan Mojosari ini banyak diburu penikmat kuliner pasangan muda-mudi dan keluarga. (Khudori/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Siapa pun dan di mana pun menjadikan bakso sebagai kuliner favorit. Lantaran, cocok buat segala usia. Namun, jika ingin berbeda daripada biasanya, tak ada salahnya mencoba bakso bakar yang ada di kedai Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kuliner milik Romatul Dian Fitriana, 31, asal Ngoro ini disajikan berbeda dengan bakso pada umumnya. Selain saus dan kecap, juga dilengkapi bumbu rempahnya. ’’Aroma khas rempahnya memang itu yang membuat bakso bakar berbeda dengan bakso pada umumnya,’’' ungkap ibu dua anak ini.

Dari banyak pelanggan setianya, cita rasa rempah pada bakso bakar ini membuat mereka ketagihan. Bahkan, bumbu saus, kecap, berikut rempahnya yang ikut dibakar bersama bakso bisa membentuk lapisan karamel. Tak heran, tiap harinya kedai bakso bakar di kawasan Stadion Gajah Mada Mojosari ini banyak diburu pecinta kuliner. Mulai perorangan, pasangan remaja, hingga keluarga.

Baca juga: Latte Art Tak Sekadar Pemanis

’’Tapi paling banyak pasang remaja dan keluarga. Kan stadion sini kalau akhir pekan banyak pengunjungnya,’’ tegasnya. Harganya tak sampai menguras kantong. Seporsi bakso bakar dibanderol Rp 11 ribu. Itu mereka sudah dapat dua tusuk pentol dengan masing-masing isi tiga biji. Biar kian nikmat saat makan bakso bakar, para penikmat kuliner bisa pilih menu minuman kopi susu aren atau kopi susu pandan sebagai pelepas dahaga.

Disebutkannya, kuliner ini sebenarnya sudah banyak dikenal di berbagai daerah. ’’'Tapi, untuk di Mojokerto ini menjadi kedai satu-satunya bakso bakar yang ada dan masih bertahan sampai saat ini,’’ ujarnya. Dian mengaku bakso bakar buatannya ini berawal dari dirinya yang memeng suka kuliner. Hobi yang muncul sejak remaja ini akhirnya membuatnya ambil keputusan buka kedai bakso bakar.

Selain itu, sebagai ibu rumah tangga dirinya gemar memasak. ’’'Suka eksperimen gitu. Saat di rumah saya coba-coba buat bakso bakar, ternyata keluarga dan tetangga banyak yang suka. Dari situ akhirnya ada inisiatif buka kedai bakso bakar. Itung-itung di Mojokerto juga belum ada,’’ paparnya.

Hemat Dian, kondisi itu menjadikan peluangnya untuk berbisnis lebih lebar. Benar saja, meski baru dirintis awal Oktober 2020 lalu, kuliner ini cukup menjadi magnet bagi masyarakat. Baik lokal atau luar daerah. ’’Hingga akhirnya saya juga kembangkan membuat menu mie bakar juga. Ini juga tentu berbeda dengan mi pada umumnya. Dan banyak disukai remaja-remaja zaman sekarang,’’ tegasnya. (ori/fen)

(mj/ori/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia