Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Masyarakat Mojokerto Diimbau Jaga Pola Hidup Sehat

Khudori Aliandu • Selasa, 3 Juni 2025 | 15:35 WIB
Covid-19 Masih Ada! Kemenkes RI Keluarkan Surat Edaran Covid-19 beserta Varian yang Dominan, Himbau Publik Waspada dan Tetap Jaga Kesehatan. (pexels/Edward Jenner)
Covid-19 Masih Ada! Kemenkes RI Keluarkan Surat Edaran Covid-19 beserta Varian yang Dominan, Himbau Publik Waspada dan Tetap Jaga Kesehatan. (pexels/Edward Jenner)

Pasca Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Covid-19

 KABUPATEN - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belakangan menerbitkan surat edaran (SE) terkait kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto meminta masyarakat untuk tidak panik. Sebab, instruksi ini lebih untuk mengedepankan agar masyarakat selalu menjaga pola hidup sehat.

 Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rohmat Rokhmawan membenarkan atas terbitnya SE yang dikeluarkan Kemenkes tersebut. SE bernomor SR.03.01/C/1422/2025 itu juga sudah diterima pemerintah daerah sejak beberapa hari lalu. 

’’SE ini diterbitkan menanggapi peningkatan kasus Covid-19 di kawasan Asia, seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura,’’ ungkapnya, kemarin. Menurut Ulum, SE ini tak lain bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan Covid-19 maupun penyakit potensial kejadian luar biasa (KLB), termasuk wabah lainnya.

 ’’Untuk Indonesia tidak jauh berbeda dengan kewaspadaan saat musim flu/ISPA dengan meningkatkan kewaspadaan melalui PHBS (pola hidup bersih dan sehat), mengingatkan kembali CTPS (cuci tangan pakai sabun) dan memakai masker bagi yang sakit untuk mengurangi penularan,’’ tegasnya. 

Sehingga, lanjut Ulum, masyarakat tidak perlu khawatir atas SE kewaspadaan Covid-19 yang dikeluarkan Kemenkes. Terlebih, sampai saat ini belum ada instruksi khusus untuk pemeriksaan dan pelacakan khusus kasus Covid-19. ’’Mungkin karena secara umum terkendali seperti halnya penyakit ISPA yang lainnya. Masyarakat tak perlu panik berlebihan. Masyarakat lebih diminta untuk menjaga pola hidup sehat saja,’’ tambahnya. 

Dia menegaskan, dalam poin C SE tersebut, pemerintah daerah diminta memantau sekaligus mewaspadai kemungkinan terjadi KLB. Kendati saat ini Covid-19 sudah bukan lagi penyakit baru dan telah berhasil dikendalikan dengan vaksin serta kewaspadaan bersama. 

’’Jadi untuk bisa dikatakan KLB, perlu kajian tersendiri. Insya Allah dinkes terus mewaspadai dan memantau perkembangan lapangan, melalui berbagai kegiatan yang sudah berjalan,’’ paparnya. Di lain sisi, dinkes juga terus mengingatkan akan pentingnya penerapan protokol kesehatan dasar bagi masyarakat dalam kegiatan setiap hari.

 Seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat dalam kondisi batuk-pilek, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran napas atau flu. ’’Meski masyarakat tidak perlu panik, namun kewaspadaan tetap penting,’’ pungkasnya. (ori/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#kemenkes #dinkes kabupaten mojokerto #Covid - 19 #waspada Covid-19