Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jangan Sepelekan Anyang–anyangan! Ini Penyebab Cara Mengatasinya

Imron Arlado • Jumat, 7 Juni 2024 | 02:19 WIB
Kesakitan: Menahan kesakitan akibat pembengkakan di area kemih. (foto. Jawa pos)
Kesakitan: Menahan kesakitan akibat pembengkakan di area kemih. (foto. Jawa pos)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Anyang-anyangan atau dalam istilah medis disebut dengan disuria merupakan gejala nyeri saat hendak ingin buang air kecil.

Gejala ini muncul ketika timbul rasa ingin buang air kecil terus–menerus disertai rasa sakit atau panas tiap kali berkemih.

Nyeri: Batu Kandung kemih yang sudah membesar dapat menghambat aliran urine dan memicu infeksi sehingga menjadi penyebab anyang – anyangan. (foto. Halodoc)
Nyeri: Batu Kandung kemih yang sudah membesar dapat menghambat aliran urine dan memicu infeksi sehingga menjadi penyebab anyang – anyangan. (foto. Halodoc)

Namun bila keluhan ini sering muncul, jangan mengabaikannya. Pasalnya, keluhan ini dapat menyebabkan komplikasi berbahaya jika dibiarkan terus–menerus.

Gejala ini bisa saja terjadi pada pria maupun wanita. Banyak faktor yang mempengaruhi munculnya anyang–anyangan ini seperti, infeksi saluran kemih,penyakit batu kandung kemih, dan infeksi menular seksual.

Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi serta cara mengatasi gejala anyang-anyangan yang telah disunting dari beberapa sumber.

Berikut ini penyebab munculnya anyang–anyangan.

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih merupakan gejala yang berawal ketika bakteri atau virus memasuki saluran kemih.

Bakteri atau virus mungkin masuk dari anus atau akibat lama menahan air kencing.

Kandung kemih atau uretra yang membengkak akibat infeksi dapat menekan saluran kencing.

Selain menyebabkan urine susah keluar, setiap bagian dari saluran kemih bisa terkena infeksi.

Akan tetapi, kandung kemih dan uretra adalah dua bagian yang paling sering terkena infeksi bakteri atau virus. Uretra merupakan saluran tempat keluarnya urine (air kencing) dari kandung kemih.

 

  1. Penyakit Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih merupakan gejala yang terbuat dari mineral urine yang mengeras menjadi batu kristal hal ini dikarenakan membuat mineral urine menumpuk di dalam kandungan kemih.

Kondisi ini banyak dialami oleh orang yang tidak bisa buang air kencing secara rutin atau hingga tuntas.

Batu kandungan kemih yang kecil biasanya tidak menimbulkan gejala dan akan keluar bersama urine, apabila ukuran nya sudah membesar, batu kandung kemih dapat menghambat aliran urine dan memicu infeksi sehingga menjadi penyebab anyang – anyangan.

  1. Infeksi Menular Seksual (IMS).

Selain infeksi saluran kemih (ISK), infeksi menular seksual juga bisa menjadi faktor penyebab terjadi anyang-anyangan.

Pasalnya, beberapa penyakit infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia, gonore, dan herpes dapat memengaruhi saluran kemih.

Selain disuria, penderita infeksi menular seksual (IMS) biasanya akan mengalami gatal–gatal dan sensasi terbakar pada kemaluan, keputihan yang tidak normal atau luka/lepuhan di kulit kemaluan.

 

Berikut ini cara untuk mengatasi gejala anyang–anyangan

  1. Hindari Menahan Buang Air Kecil

Karena jika pipis ditahan, bakteri justru akan lebih mudah berkembang biak dan membuat keluhan anyang-anyangan semakin memburuk.

Dengan buang air kecil, bakteri pada saluran kemih akan dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Maka dari itu seringlah buang air kecil dan jangan menahan buang air kecil.

  1. Perbanyak Minum Air Putih.

Perbanyak minum air putih karena selain untuk mencegah dehidrasi, juga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan dapat mengeluarkan bakteri-bakteri yang ada di saluran kemih atau kemaluan.

Dianjurkan juga minum air putih 8 gelas dalam sehari. Agar dapat buang air kecil terus menerus dan otomatis banyak bakteri yang dikeluarkan.

  1. Membersihkan Organ Intim Dengan Baik dan Benar

Dalam gejala ini wanita akan lebih rentan terkena gejala masalah saluran kemih ini daripada pria.

Maka dari itu wanita rutinlah untuk selalu membersihkan saluran kencing dari arah depan ke belakang.

Karena untuk mengurangi perpindahan bakteri (belakang) dari anus ke arah saluran kencing (depan). Selain itu juga hindari membersihkan vagina dengan menyemprot cairan apapun ke dalamnya. (Diajeng Maharani)

 

 

Editor : Imron Arlado
#obat anyang anyangan #Anyang-anyangan #penyebab anyang anyangan