25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

Stok Minim, Vaksinasi Booster Kedua di Kota Mojokerto Melamban

Sasaran Nakes dan Lansia

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pelaksanaan vaksinasi dosis keempat di kota tak bisa berjalan optimal. Pasalnya, di tengah keterbatasan stok vaksin, kini booster kedua itu harus diberikan menyasar dua kelompok prioritas.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, pemberian booster kedua bagi lansia sudah berjalan. Itu setelah munculnya surat edaran (SE) Kemenkes terbaru yang memberlakukan kebijakan vaksinasi booster kedua bagi kelompok lansia, pekan lalu.

Namun, berjalannya program vaksinasi booster kedua bagi lansia masih belum bisa dilaksanakan secara maksimal. ’’Karena harus bagi alokasi vaksin dan waktu untuk pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes juga. Jadi, belum bisa berjalan maksimal,’’ ujarnya.
Mantan Kepala Puskesmas Mentikan ini menyebutkan, hingga kini pemberian vaksinasi dosis keempat bagi nakes di kota belum tuntas. Progresnya masih mencapai sekitar 70 persen dari jumlah sasaran sebanyak 2.840 target sasaran. ’’Sementara, untuk yang lansia juga kita vaksin. Tapi, progres pelaksanaannya belum bisa bergerak cepat karena barengan,’’ beber dia.

Baca Juga :  Manfaat Berenang, Diminati Segala Usia dan Baik untuk Penderita Asma

Adapun, sejak dimulai Rabu lalu (23/11) hingga kemarin, capaian vaksinasi booster kedua bagi lansia baru menyentuh empat persen dari total sasaran sebanyak 8.587 orang.

Terbatasnya alokasi vaksin, lanjut Lily, menjadi salah satu faktor lambannya progres pelaksanaan vaksinasi booster kedua. Padahal, hingga kini, belum seluruh lansia mendapatkan vaksinasi lengkap hingga dosis ketiga. Namun, kini SE terbaru menyebutkan, kelompok ini wajib mendapatkan sasaran kedua untuk menekan risiko angka kematian akibat kasus Covid-19. ’’Jadi, setiap hari pelaksanaan terus untuk vaksin prioritas, nakes dan lansia. Tapi, menyesuaikan dengan stok vaksin yang tersedia. Sekarang masih ada yang jenis Pfizer saja,’’ ulasnya.

Disinggung terkait alokasi vaksin, dia memastikan stoknya diprediksi masih cukup untuk pelaksanaan selama dua minggu kedepan. Namun, itu hanya dialokasikan bagi sasaran lansia dan nakes. Sedangkan untuk kalangan umum, hanya diprioritaskan bagi mereka yang membutuhkan vaksin sebagai syarat perjalanan ke luar daerah.

Baca Juga :  Dinkes Kota Mojokerto Ajukan Tambahan Vaksin Kanker Serviks

’’Karena stoknya minim, jadi untuk kalangan umum pemberiannya masih dibatasi. Hanya diberikan bagi mereka yang membutuhkan vaksin untuk persyaratan perjalanan luar daerah atau melamar pekerjaan,’’ pungkas Lily. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/