Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cakupan BIAS di Mojokerto Tembus 84 Persen

I
Penulis: Indah Oceananda❯
SISIR SASARAN: Petugas puskesmas melaksanakan imunisasi siswa di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Mojosari. (Indah JPRM)
SISIR SASARAN: Petugas puskesmas melaksanakan imunisasi siswa di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Mojosari. (Indah JPRM) 

Advertisement

Dinkes Kebut Penyelesaian Imunisasi Bulan Ini 

KABUPATEN - Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahap satu di Kabupaten Mojokerto berjalan mulus. Hingga akhir Agustus lalu, cakupan imunisasi measles rubella (MR) untuk siswa kelas 1 SD dan human papillomavirus (HPV) bagi siswa kelas 5 SD telah mencapai lebih dari 80 persen. 

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto menyebutkan, jumlah anak kelas 1 SD yang sudah mendapat imunisasi MR tercatat sebanyak 13.925 anak. Angka itu setara 84 persen dari total sasaran. Sementara untuk imunisasi HPV di kelas 5, sudah diberikan kepada 6.189 anak atau mencapai 83 persen dari sasaran. 

Advertisement

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Agus Dwi Cahyono mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara petugas kesehatan, pihak sekolah, dan dukungan orang tua siswa. 

’’Alhamdulillah capaian BIAS tahap satu untuk MR dan HPV sudah di atas 80 persen. Ini tidak lepas dari kerja keras tim imunisasi di puskesmas dan dukungan kepala sekolah dalam menjadwalkan kegiatan,’’ kata Agus, Kamis (3/9). 

Meski capaian dinilai cukup baik, Agus menyebutkan, pelaksanaan BIAS tahap satu ini belum sepenuhnya tuntas di semua wilayah. Masih ada beberapa puskesmas yang belum menyelesaikan seluruh sasarannya pada Agustus lalu. 

Advertisement

’’Masih ada beberapa puskesmas yang belum selesai melaksanakan BIAS tahap satu di bulan Agustus. Faktornya beragam, ada yang karena jadwal sekolah bentrok, ada juga siswa yang saat itu sakit atau izin,’’ jelasnya. 

Untuk itu, dinkes meminta seluruh puskesmas untuk segera menuntaskan sisa sasaran pada September ini. Tujuannya, supaya herd immunity atau kekebalan kelompok di lingkungan sekolah bisa terbentuk lebih kuat. 

’’Kami minta untuk dilanjutkan dan dituntaskan pada bulan September ini. Jangan sampai ada anak yang terlewat, karena imunisasi ini penting untuk mencegah kejadian luar biasa (KLB) penyakit menular,’’ tegasnya. 

Mantan kepala Puskesmas Pungging ini mengingatkan, setelah tahap satu selesai, dinkes akan melanjutkan BIAS tahap dua pada November mendatang. Menyusul, pada tahap kedua ini sasarannya memang berbeda. 

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Pemandangan Tak Biasa, Unta-Unta Ini Ternyata Diternak di Mojokerto

Pemandangan Tak Biasa, Unta-Unta Ini Ternyata Diternak di Mojokerto

Saat ini jumlah unta yang dipelihara memang tidak sebanyak awal kedatangan. Dari puluhan ekor yang pernah didatangkan, sebagaian sudah dikirim ke sejumlah kebun binatang dan beberapa lainnya telah dipesan. Meski begitu,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer