29.8 C
Mojokerto
Wednesday, November 30, 2022

Dinkes Kota Mojokerto Ajukan Tambahan Vaksin Kanker Serviks

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto mengajukan ratusan dosis vaksin untuk pelaksanaan imunisasi human papillomavirus (HPV) yang akan digelar pertengahan Oktober nanti. Itu setelah pendataan sasaran penerima vaksin pencegah kanker serviks rampung digelar.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, berdasarkan data tercatat ada 1.342 murid yang akan disuntik vaksin HPV. Mereka merupakan siswi kelas V SD/MI. ’’Semua lembaga negeri dan swasta, sudah kita data untuk jumlah murid yang perempuan kelas V SD sederajat ada 1.342 orang,” ujarnya.

Mantan Kepala Puskesmas Mentikan ini menyebutkan, hingga kini baru ada 782 dosis yang dialokasikan. Sehingga, pihaknya mengajukan penambahan dosis sesuai sasaran untuk memaksimalkan pelaksanaan imunisasi yang pertama kali digelar tersebut. ’’Total ada 695 dosis yang kami ajukan. 560 dosis untuk menutupi kekurangan dosis yang dialokasikan. Sisanya untuk kebutuhan buffer stock di dinkes,” papar dia.

Baca Juga :  RSUD Prof dr Soekandar Mojokerto, Staf Wajib Berikan Senyum Sapa dan Salam

Disinggung terkait pelaksanaannya, Lily mengatakan, enam puskesmas sudah dijadwalkan sesuai jumlah sasaran masing-masing. Jumlah sasaran paling banyak terdapat di puskesmas Gedongan dengan total 362 siswi. ’’Nanti tim puskesmas yang datang ke sekolah, sama seperti pelaksanaan BIAS. Jadi, yang terjun langsung tim puskesmas, tinggal nunggu alokasi vaksin tambahannya saja,” papar dia.

Perlu diketahui, jenis imunisasi HPV merupakan program perdana yang diberikan pada pelajar. Mengingat, vaksinasi ini masuk dalam program baru Kemenkes yang wajib diberikan pada anak sejak dini. Sehingga, pelaksanaannya harus didampingi sosialisasi kepada orang tua siswa tentang imunisasi HPV.

Sedangkan untuk pemberiannya, imunisasi HPV bakal diberikan dua dosis. Dalam waktu interval enam sampai 12 bulan, mereka wajib mendapatkan dosis kedua. ’’Jadi, nanti saat mereka naik kelas VI, wajib disuntik lagi yang dosis kedua,” tandas dia. Adapun, vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah penyakit kanker serviks. (oce/ron)

Baca Juga :  Presiden Perintahkan Pengobatan Gratis bagi Pasien Gagal Ginjal Akut

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/