25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

RSUD Prof dr Soekandar Mojokerto, Staf Wajib Berikan Senyum Sapa dan Salam

RSUD Prof dr Soekandar Kabupaten Mojokerto menerapkan kepada staf di rumah sakit untuk memberi senyum, sapa salam kepada para pengunjung maupun pasien di RSUD prof dr Soekandar. Penerapan ini agar pengunjung merasakan nyaman dengan pelayanan selama berada di RS.

Program ini merupakan pengembangan dari Wadir Pelayanan Medis sekaligus dibarengkan dengan promosi kesehatan rumah sakit yang rutin digelar setiap bulan. Kasi penunjang medis RSUD Prof dr soekandar Masulun Skep Ns MKes mengatakan, penerapan senyum, sapa dan salam agar para staf RSUD bisa lebih memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat.

’’Untuk senyum sapa salam ini sudah berjalan setiap pagi. Bagi yang memberikan senyum, sapa, salam diharapkan masyarakat bisa langsung memberikan penilaian kepada pihak rumah sakit. Karena terus terang keluhan masyarakat kita masih belum memberikan pelayanan ramah,” jelasnya.

Baca Juga :  Penilaian Kota Sehat Mojokerto 2022, Tim Verifikator Kunjungi Enam Lokasi

Kegiatan ini, menurutnya akan diteruskan agar para staf RSUD terbiasa melayani masyarakat dengan kelembutan. Selanjutnya juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pelayanan yang diberikan kepada RSUD prof dr Soekandar. ’’Kepada pasien kami mempersilakan antrean untuk duduk. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini maka pelayanan di RSUD semakin bagus,’’ ujarnya.

Di kesempatan itu juga pengunjung diberi edukasi tentang etika batuk dan protokol kesehatan terkait Covid-19. Menurutnya, etika batuk memiliki tujuan yakni untuk mengendalikan penyebaran infeksi yang terjadi saat batuk. Tidak hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga di kantor, sekolah, pusat keramaian maupun di rumah.

Kasi penunjang medis RSUD Prof dr Soekandar, Masulun Skep Ns MKes

Terakhir, gunakan masker jika batuk atau berada di dekat orang batuk. Cobalah untuk menjauhkan diri dari orang lain saat batuk sehingga tidak menyebarkan kuman. Jika batuk terkait gejala penyakit, ada baiknya beristirahat di rumah dan menghindari tempat ramai seperti kantor dan lingkungan sekolah. ’’Jadi, tutupi batuk Anda untuk mencegah penularan kuman yang dapat memicu penyakit bagi anda dan orang sekitar anda. Aturan ini juga berlaku saat Anda bersin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Truk Muatan Susu Terjun ke Jurang, Rem Blong di Jalur Pacet-Cangar

Selain memberikan penjelasan tentang Covid 19, Masulun juga membeber, meski sudah mendapatkan vaksin, masyarakat Indonesia masih berisiko terpapar Covid-19. Solusinya, tetap menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, membatasi mobilitas, dan menghindari keramaian meski sudah mendapatkan vaksin. ’’Tetap dukung program vaksinasi Covid-19 dan ikut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 agar Indonesia lekas pulih dan perekonomian Indonesia kembali bangkit,’’ pungkasnya. (bas/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/