Rabu, 01 Dec 2021
Radar Mojokerto
Home / Journey
icon featured
Journey
Wisata sambil Ngetrail

Taklukkan Penat dan Kebosanan

18 November 2021, 20: 59: 15 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Taklukkan Penat dan Kebosanan

BUANG SUMPEK: Para penghobi ngetrail tampak beristirahat di tengah lebatnya hutan. (dody herdiansyah for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

Menikmati alam pegunungan sambil ngetrail menawarkan sensasi tersendiri. Seperti, dapat menaklukkan rasa penat dan kebosanan.

Begitu yang dialami Dodik Herdiansyah, seorang penghobi ngetrail asal Kota Mojokerto. Dia mengatakan, sejak beberapa tahun ini aktif ngetrail. Bahkan, dirinya tergabung dalam komunitas motor trail yang rutin menjelajahi alam. ’’Kalau ngetrail itu di alam. Baik itu pegunungan, hutan, sungai, hingga pantai,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Anggota Mostic (Mojopahit Supermoto dan Trail Community) ini menjelaskan, wilayah Mojokerto menyuguhkan aneka jalur ngetrail yang notabene berupa hamparan alam bebas. Mulai kawasan pegunungan, hutan, ladang, jalur desa, hingga sungai. ’’Baik di utara maupun selatan Sungai Brantas banyak jalur dan karakteristiknya berbeda. Kalau di utara sungai itu, pilihan jalurnya banyak. Mau yang ringan untuk pemula atau yang berat untuk profesional,’’ jelas dia.

Baca juga: Lifestyle Destination di Jantung Kota

Pria 33 tahun ini menuturkan, karena dilakukan di alam bebas, aktivitas ngetrail memberikan sensasi berbeda. Ada unsur petualangan hingga kebersamaan yang belum tentu didapatkan aktivitas hobi lainnya. ’’Memang ngetrail itu memacu endurance dan melelahkan. Akan tetapi, jika sampai di lokasi finis atau alam yang indah, rasa lelah itu terbayar lunas,’’ tuturnya.

Banyak jalur tersedia di Mojokerto yang menawarkan pemandangan hingga tempat wisata yahud. Seperti di wilayah utara Sungai, jalur Waduk Tanjungan ke Hutan Watu Blorok bisa menjadi pilihan. Jalur itu menawarkan keindangan waduk, vegetasi hutan, hingga kontur geografi khas utara sungai. ’’Jalur utara sungai itu ngapokno karena jalur dan tantangannya banyak,’’ tandas Dody.

Sedangkan, jalur wilayah selatan Brantas menyasar Kecamatan Trowulan, Jatirejo, Gondang, Trawas, Pacet, hingga Ngoro. Kawasan itu berupa pegunungan, perbukitan, hutan, ladang, sungai, hingga waduk. ’’Ada Jalur Pakis-Sumberubalan, Perbukitan Putuk Kencur, juga Jalur Ngoro tembus Jolotundo Trawas,’’ beber dia.

Sejauh ini, komunitas trail di Mojokerto jumlahnya banyak. Tiap komunitas memiliki jalur tersendiri. Terkadang, mereka saling ngetrail bareng ketika momen tertentu. Para off-roader tersebut biasanya mengajak komunitas setempat ketika menjajal jalur setempat. ’’Ketika ngetrail sambil wisata ke alam, otomatis kita dapat pemandangan indah, udara, dan mata air yang segar. Setelah itu, rasa penat dan kebosanan itu luntur,’’ pungkas Dody. (fen/abi)

(mj/OCE/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia