Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Journey
icon featured
Journey
Intan Abatani, Dawarblandong

Edukasi dan Rekreasi

08 Oktober 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Edukasi dan Rekreasi

WISATA EDUKASI: Tempat wisata di Pulorejo Dawarblandong ini bernama Intan Abatani (Ahmad Basuni/jawaposradarmojokertoid)

Share this      

Intan Abatani di Sidokerto, Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, layak menjadi destinasi rekreasi. Objek wisata ini, tak sekadar menyajikan hiburan. Namun, juga menonjolkan unsur edukasi.

Owner Intan Abatani Mamik Wijaya, berharap dengan adanya tempat wisata ini, wisatawan yang hadir tidak hanya mencari hiburan namun juga mendapatkan pembelajaran tentang pertanian, peternakan hingga cara memerah susu sapi.

Seluruh hasil pertanian dan peternakan di Intan Abatani dikelola dan dimanfaatkan. Tak ada yang dibuang begitu saja. Termasuk kotoran sapi yang diproduksi menjadi pupuk kompos.

Baca juga: Pesona Pendakian di Jalur Bersejarah

Edukasi dan Rekreasi

FASILITAS: Aneka fasilitas dan permainan anak disediakan (Ahmad Basuni/jawaposradarmojokerto.id)

Intan Abatani adalah sebuah hiduran edukatif yang mencoba memberikan pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat untuk dapat mengolah seluruh sampah dan limbah operasional. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat melihat sebuah kesempatan.

Berdirinya wisata edukasi ini berawal dari pembuatan kolam renang terjangkau untuk warga masyarakat. ’’Karena di Dawarblandong ini airnya susah, maka kami pun memakai air isi ulang yang kita kelola dengan terapi khusus menjadi air kolam renang. Kalau warga susah air, selalu ke sini untuk mandi,’’ jelasnya.

Tiket masuk ke kolam Intan Abatani hanya Rp 15.000. Menurut Mamik, harga itu hanya untuk mendukung perawatan dan operasional saja. Bukan untuk mendapat untung. Alasannya, ia mengharapkan, dengan kehadiran objek wisata ini, dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar khususnya melalui wisata edukasi pertanian.

Dibangunnya Intan Abatani bukan sekadar profit oriented. Namun sebuah wujud pengabdian keluarga Mamik Wijaya ke masyarakat sekitar untuk memberikan wisata-edukasi yang dapat dimanfaatkan serta sebagai trigger bagi kemajuan ekonomi dan kesehatan masyarakat Kota dan Kabupaten Mojokerto.

Wisata edukasi pertanian yang sudah memiliki ijin ini berdiri di jalan penghubung Mojokerto - Gresik serta kerapkali didatangi siswa-siswi yang ingin belajar pertanian sambil berwisata.  

’’Saya bersama sekolah, taman Posyandu / PAUD ke sini untuk rekreasi. Tadi ada lomba mewarnai, sekarang kami berkeliling. Ada spot-spot untuk foto, juga belajar pertanian dan peternakan bahkan memeras susu,’’ kata seorang pengunjung asal Benjeng, Gresik. (bas/ron)

(mj/BAS/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia