25.8 C
Mojokerto
Thursday, February 2, 2023

Gaji Gede, Suami Pelitnya Bukan Main

Anget anget enake mangan ronde
Rondene mbok rondo kidule warung kare
Omong thok bayaran bulanane gede
Nek dijaluki bojo alesane onok ae

MASALAH ekonomi jadi salah satu penyebab retaknya hubungan rumah tangga. Seperti yang dialami Mukiyo dan Tulkiyem (nama samaran).

Sebenarnya, Mukiyo memiliki pekerjaan yang mapan. Gajinya di atas UMK Kabupaten Mojokerto. Selain itu, tunjangannya pun melimpah. Bisa digunakan untuk membeli bensin dan pulsa. Tak hanya itu, jika pria 29 tahun ini butuh uang, bosnya juga akan memberi pinjaman dengan senang hati.

Namun, yang disayangkan Tulkiyem adalah tidak adanya transparasi masalah keuangan dalam rumah tangga mereka. Oleh sebab itu, perempuan 30 tahun ini merasa curiga hingga memantik perdebatan. ’’Pengene gak atek gegeran. Lha bojoku mulai disek gak gelem jujur. Nek memang gajine akeh, ya kudune dikekno seng wedok opo onoke,’’ ujar Tulkiyem di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Baca Juga :  Di Atas Kasur, Kok Masih Chat Mantan

Karena ketidakjujuran itu, Mukiyo dan Tulkiyem pun sering cekcok. Selain itu, menurut Tulkiyem, suaminya tak pernah peduli dengan keluarga. Pasalnya, setiap kali butuh uang untuk beli kebutuhan pokok, Mukiyo kerap beralasan. ’’Aku gak abis pikir, kok nduwe bojo egois nemen. Maksudku nek duit cek seng wedok sing ngatur, malah gak gelem,’’ ulas warga Kecamatan Jatirejo ini.

Hingga akhirnya, biduk rumah tangga yang dibina sejak 2018 itu pun kandas di meja hijau. Seringnya terjadi pertengkaran dan tak kooperatif dalam soal keuangan membuat Tulkiyem yakin memilih jalur perceraian sebagai jalan tengah. ’’Sopo sing betah nduwe bojo pelit. Wes egois, sak penake dewe, menangan sisan,’’ tandasnya. (oce)

Baca Juga :  Menko Airlangga Gelorakan Transformasi dan Pemberdayaan Koperasi

Artikel Terkait

Most Read

Perkuat Literasi dan SDM

Gugatan Amanatul Ummah Kandas

Artikel Terbaru

/