alexametrics
32.8 C
Mojokerto
Friday, October 7, 2022

Gara-gara Mimpi, Gugat Cerai Suami

Wayah bengi nguripno petasan
Petasan cilik jebule isi granat
Bendino ngimpi bojo gendakan
Wegah mikir akhire jaluk pegat

MIMPI hanyalah kembangnya tidur. Tapi, ada juga yang memaknai mimpi sebagai sebuah pertanda kehidupan. Seperti Tulkiyem, 37 (nama samaran). Dirinya terlalu overthinking kala bermimpi suaminya tanpa busana dengan wanita lain.

Ia pun menggugat cerai suaminya, Mukiyo, 39 (nama samaran) di Pengadilan Agama (PA), Kelas 1A Mojokerto. Mukiyo tentunya hanya plonga-plongo ketika harus datang ke PA. Dia masuk ke dalam ruang sidang bersama istrinya. Keluar-keluar, dia marah sembari menuding Tulkiyem. ’’Ngarani kok gak onok buktine. Mimpi gak gawe klambi iku dudu tandane selingkuh,’’ seloroh Mukiyo.

Mendengar ungkapan sang suami, Tulkiyem hanya tertunduk. Dia pun menangis di pelukan kakaknya. Saking kesalnya, di tengah isakan tangis Tulkiyem, Mukiyo sempat mengatakan ungkapan kasar yang membuat Tulkiyem meronta-ronta minta maaf. ’’Yo wes nek iki karepmu. Ayo dilanjutno,’’ hardik Mukiyo. Tulkiyem kaget dan sontak menarik tangan Mukiyo. Sayangnya, tangan Tulkiyem langsung ditepis oleh sang suami.

Baca Juga :  Jatah Batin Rutin, Duit Belanja Seret

Tulkiyem menceritakan, sejatinya ia tidak pernah berniat untuk berpisah dengan suami. Gugatan itu diajukannya, karena ketakutan dengan mimpi selama setahun terakhir. Tulkiyem mengaku sering bermimpi melihat suaminya tanpa busana dengan wanita lain. ’’Awale aku yo gak percoyo. Terus aku salat lha ngimpine terusan. Aku stres pol,’’ kata Tulkiyem.

Tulkiyem pun sudah mencari tahu arti mimpinya ke beberapa orang pintar. Beberapa dari mereka menyatakan, kalau mimpi itu hanya imbas dari ketakutan Tulkiyem. Karena suaminya yang bekerja sebagai marketing di luar kota. Beberapa ada pula yang menafsir, bila suaminya memang punya selingkuhan. ’’Saben dino lho aku mimpine. Wis tak istiharahkan yo podo. Daripada aku keweden bendino, mending pisahan ae,’’ ucap warga Kecamatan Dlanggu ini.

Baca Juga :  Radar Mojokerto Tetap Jadi Media yang Informatif dan Edukatif

Keyakinan Tulkiyem untuk mengajukan gugatan cerai itu, juga karena mereka belum dikaruniai anak. Padahal, keduanya sudah menikah 10 tahun lamanya. Tulkiyem merasa, dia tidak bisa menjadi istri yang baik karena tak kunjung hamil. ’’Iyo gak pede aku. Wes lah pokoke aku wedi mimpi-mimpi koyok ngono,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/