Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pacaran Humble, Nikah Berubah Matre

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Photo
Photo
Budal mancing numpak Pajero
Gak entuk iwak sampek sore
Ate rabi kudu eroh njobo njero
Getun mburi lek tibake bojo matre


NASIB sedih tengah menggelayuti Mukiyo (nama samaran). Pernikahan seumur jagung terancam kandas. Ia ditinggalkan Tulkiyem (juga nama samaran), sang istri karena tak bisa memenuhi permintaannya.

Istri Mukiyo memang tergolong matre. Minta apapun harus dituruti. Gaya hidupnya bak sosialita. Barang-barangnya pun harus branded. Mukiyo mengaku kaget dengan tabiat sang istri. Pasalnya, saat mereka pacaran, istrinya itu tampak sederhana.

Bahkan makan di angkringan pun, sang istri tak pernah menolak. ’’Yo nggak tahu wes, kok isok berubah kayak gitu. Beda 180 derajat,’’ ujarnya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Sebenarnya Mukiyo tak masalah istrinya minta sesuatu. Yang menjadi masalah, pekerjaan Mukiyo saat ini hanya seorang buruh bangunan. Gajinya tak seberapa. Dia bisa menuruti kemauan sang istri, asalkan saat tabungannya terkumpul. ’’Lha nek carane ngene terus, bukane tabungan sing mlumpuk. Utange tambah akeh,’’ papar warga Kecamatan Dlanggu ini.

Lantaran penolakan Mukiyo dalam memenuhi keinginan Tulkiyem, ia ditinggalkan begitu saja. hidupnya kian merana. Sudah ditinggalkan sang istri, utang dimana-mana dan tak kunjung terbayar. Akhirnya dia pun memilih menjatuhkan talak cerai si istri ke meja hijau. ’’Wong gak tau minggat ke mana, aku ikhlas nanggung utange kabeh,’’ tandasnya. (oce/fen)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengumumkan nama Calon Jemaah Haji (CJH) reguler asal Kabupaten Mojokerto yang masuk kuota keberangkatan haji tahun 2027 mendatang. Setelah melalui proses skrining, tak kura

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

PEMERINTAH Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sukses menelurkan terobosan strategis melalui inovasi layanan publik bertajuk Pelita Jetis (Peduli Stunting Kecamatan Jetis). Berkolaborasi secara aktif dengan dunia usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer