Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suami-Istri Jago Selingkuh

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Photo
Photo
SEBAGIAN pasangan punya prinsip, kalau disakiti ya harus balik menyakiti. Seperti Tulkiyem, 38 (nama samaran) ini misalnya. Gara-gara diselingkuhi suaminya, Mukiyo (juga nama samaran), ia membalasnya dengan selingkuh juga. Sayangnya si suami gak terima hingga hubungan keduanya berakhir di meja hijau.

Tulkiyem duduk santai saat menunggu sidang terakhirnya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto. Tulkiyem menceritakan, jika sidang perceraiannya berlangsung lancar bak jalan tol gara-gara Mukiyo sudah lepas tangan. Alasannya konyol. Tak rela diselingkuhi, padahal dia duluan yang mulai selingkuh.

Itu semua dimulai sejak tahun lalu. Saat itu, dia menangkap gelagat mencurigakan suaminya. Mukiyo sering hilang entah ke mana saat weekend dan malam hari. Hingga suatu saat terbongkar juga, kalau suaminya ini ada main dengan perempuan lain. Ternyata selama ini Mukiyo punya wanita idaman lain (WIL). ’’Awale aku ya gak terima. Nangis gero-gero. Tapi tak pikir-pikir maneh, ngapain tak tangisi. Tak bales wae lah,’’ katanya dengan nada datar.

Saat itu, lanjutnya, Mukiyo belum mengetahui kalau ia tertangkap basah. Tulkiyem juga membiarkan saja. Malah ia kemudian menjalin hubungan dengan pria lain. ’’Dipikir dekne tok sing iso selingkuh, aku ya bisa,’’ selorohnya.

Awalnya, niat Tulkiyem hanya untuk balas dendam. Rupanya, ia nyaman juga dengan kekasih barunya ini. Benih-benih cinta yang mulai tumbuh itu, ia pupuk dengan sering keluar bareng. Hingga sesuatu yang tak pernah dibayangkan terjadi. ’’Lha pas nok bioskop, tempat dudukku ndek bangku depane bojoku dewe pas. Eh ketahuan deh, ya wes perang dunia ketiga,’’ curhat Tulkiyem cekikikan.

Dikatakannya, saat itu Mukiyo yang saat itu juga bawa gandengan. Lucunya, bisa-bisanya saat itu Mukiyo mengamuk kepadanya. Ia diolok-olok menjadi perempuan yang tidak benar. Tak terima disalahkan terus, Tulkiyem juga marah balik. Ia pun membuka fakta-fakta perselingkuhan yang dilakukan suaminya itu. Karena sudah tak bisa menemukan titik perdamaian lagi, keduanya memilih berpisah baik-baik. ’’Akhirnya ya begini, aku ngurus sendiri ini,’’ kata warga Kecamatan Pungging itu.

Hingga sidang terakhirnya akan diputuskan, Tulkiyem mengaku masih tak paham terhadap apa yang terjadi antara dirinya dengan suami. Keduanya menikah gara-gara saling cinta. Namun kini harus saling merelakan satu sama lain menjalin hubungan dengan yang lain. Hubungan rumah tangganya juga aman-aman saja, hingga kehadiran orang ketiga yang merusak segalanya. ’’Mending disudahi. Kalau ngeyel dilanjutkan malah menyakiti,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengumumkan nama Calon Jemaah Haji (CJH) reguler asal Kabupaten Mojokerto yang masuk kuota keberangkatan haji tahun 2027 mendatang. Setelah melalui proses skrining, tak kura

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

PEMERINTAH Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sukses menelurkan terobosan strategis melalui inovasi layanan publik bertajuk Pelita Jetis (Peduli Stunting Kecamatan Jetis). Berkolaborasi secara aktif dengan dunia usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer