Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Buahe rusak gak kenek dipilih
Jare sopo wong ramah garakno bungah
Kelewat grapyak garai bojo risih
PUNYA istri cantik dan ramah, pasti menjadi dambaan semua suami. Namun, kalau ramahnya berlebihan seperti Tulkiyem (nama samaran) bisa membuat illfeel (hilang simpati).
Sang suami, Mukiyo (juga nama samaran) menyatakan kalau dirinya sudah tak ingin mempertahankan biduk rumah tangganya dengan Tulkiyem. Ia berharap, dengan gugatan talak itu, ia tak lagi kesal dengan sikap sang istri yang selama ini menurutnya berlebihan. ’’Ramah sih ramah. Tapi nek kabeh wong diramahin kan jadine koyok kepo. Koyok caper tapi gaonok gunane,’’ ujarnya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Mojokerto.
Menurut bapak satu anak itu, istrinya sering kenalan dengan lelaki di jalan sampai melakukan komunikasi intens, baik lewat media sosial sampai jumpa darat. Meski sampai sekarang komunikasi Tulkiyem dengan pria-pria kenalannya masih wajar, namun Mukiyo mengaku tetap kesal. Sebab, ia sering dilabrak tetangga maupun keluarga.
Penyebabnya, karena sering memergoki Tulkiyem makan bersama dengan teman prianya. ’’Yo isinlah. Iso-iso aku sing dianggap gak isok ngatur bojoku. Wes tak kandani padahal, nek komunikasi gak papa. Tapi, mbok ojo lebay. Ketok nggilani,’’ kata warga Kecamatan Puri ini.
Pria 36 tahun ini berharap majelis hakim segera memutuskan perceraiannya dengan Tulkiyem. Supaya dia bisa fokus dengan pekerjaan dan mengasuh anaknya sendiri. Mukiyo pun sudah bertekad bulat tetap menjatuhkan talak pada sang istri ke meja hijau. ’’Aku sih akeh buktine sikape dekne selama iki yaopo. Foto- foto mesra, chatting Whatsapp wes tak klumpukno, cek ndang buyar cek atiku lego,’’ tegasnya. (oce/fen)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



