Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doyan Keluyuran, Suami Hobi Check In

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Photo
Photo
Mati lampu embonge peteng
Dipenging metu malah kluyuran
Pengene rabi iku golek seneng
Malah dilarani wedok bookingan


PERNIKAHAN semestinya membawa kebahagiaan bagi Tulkiyem (nama samaran). Namun, kenyataannya tak seindah yang diharapkan, karena justru mengalami banyak cobaan.

Dua tahun lalu, Tulkiyem resmi menyandang status sebagai istri. Perempuan 30 tahun itu menikah dengan Mukiyo (nama samaran), yang terpaut usia dua tahun lebih tua darinya. Semula, Tulkiyem mengira suaminya akan menjadi kepala rumah tangga yang setia dan bertanggung jawab.

Namun, nyatanya kelakuan Mukiyo membuatnya mengelus dada. Sang suami kerap keluyuran malam. ’’Bilange onok perlu karo kancane kerjo,’’ ujarnya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Bahkan, Mukiyo keseringan tak pulang dengan alasan menginap di rumah temannya. Tentu saja, hal itu membuat Tulkiyem curiga. Itu pula yang membuatnya tergelitik mulai menyelidiki kebiasaan sang suami. Usut punya usut, ternyata sang suami sering pamit keluar malam agar bisa mengencani wanita lain. ’’Wes pernah kepergok ngamar karo arek wedok gak bener,’’ sebut warga Kecamatan Pungging ini.

Kecurigaan dan rasa ingin tahu memancing Tulkiyem memeriksa akun media sosial Mukiyo. Ternyata, isi chatting dan pesannya dipenuhi dengan percakapan mesra bersama wanita lain. Tentu saja, itu membuat Tulkiyem berang. ’’Pernah (Mukiyo) tak usir (dari rumah),’’ papar dia.

Tulkiyem juga sempat melabrak Mukiyo yang sedang check in dengan cewek yang bisa dibayar. ’’Tak parani ndek hotel sampek ribut ndek lokasi,’’ terang dia.

Karena merasa dipermainkan, Tulkiyem pun memilih melayangkan gugatan cerai ke Mukiyo. Apalagi, keputusan Tulkiyem juga didukung oleh keluarganya untuk segera mengakhiri rumah tangga keduanya. ’’Aku wes jembek karo dekne. Bukane fokus karo keluarga malah penak karo wedok booking-an,’’ tegasnya. (oce/fen)


Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengumumkan nama Calon Jemaah Haji (CJH) reguler asal Kabupaten Mojokerto yang masuk kuota keberangkatan haji tahun 2027 mendatang. Setelah melalui proses skrining, tak kura

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

PEMERINTAH Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sukses menelurkan terobosan strategis melalui inovasi layanan publik bertajuk Pelita Jetis (Peduli Stunting Kecamatan Jetis). Berkolaborasi secara aktif dengan dunia usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer