Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaji Gede, Suami Pelitnya Bukan Main

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Photo
Photo
Anget anget enake mangan ronde
Rondene mbok rondo kidule warung kare
Omong thok bayaran bulanane gede
Nek dijaluki bojo alesane onok ae


MASALAH ekonomi jadi salah satu penyebab retaknya hubungan rumah tangga. Seperti yang dialami Mukiyo dan Tulkiyem (nama samaran).

Sebenarnya, Mukiyo memiliki pekerjaan yang mapan. Gajinya di atas UMK Kabupaten Mojokerto. Selain itu, tunjangannya pun melimpah. Bisa digunakan untuk membeli bensin dan pulsa. Tak hanya itu, jika pria 29 tahun ini butuh uang, bosnya juga akan memberi pinjaman dengan senang hati.

Namun, yang disayangkan Tulkiyem adalah tidak adanya transparasi masalah keuangan dalam rumah tangga mereka. Oleh sebab itu, perempuan 30 tahun ini merasa curiga hingga memantik perdebatan. ’’Pengene gak atek gegeran. Lha bojoku mulai disek gak gelem jujur. Nek memang gajine akeh, ya kudune dikekno seng wedok opo onoke,’’ ujar Tulkiyem di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Karena ketidakjujuran itu, Mukiyo dan Tulkiyem pun sering cekcok. Selain itu, menurut Tulkiyem, suaminya tak pernah peduli dengan keluarga. Pasalnya, setiap kali butuh uang untuk beli kebutuhan pokok, Mukiyo kerap beralasan. ’’Aku gak abis pikir, kok nduwe bojo egois nemen. Maksudku nek duit cek seng wedok sing ngatur, malah gak gelem,’’ ulas warga Kecamatan Jatirejo ini.

Hingga akhirnya, biduk rumah tangga yang dibina sejak 2018 itu pun kandas di meja hijau. Seringnya terjadi pertengkaran dan tak kooperatif dalam soal keuangan membuat Tulkiyem yakin memilih jalur perceraian sebagai jalan tengah. ’’Sopo sing betah nduwe bojo pelit. Wes egois, sak penake dewe, menangan sisan,’’ tandasnya. (oce)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengumumkan nama Calon Jemaah Haji (CJH) reguler asal Kabupaten Mojokerto yang masuk kuota keberangkatan haji tahun 2027 mendatang. Setelah melalui proses skrining, tak kura

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

PEMERINTAH Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sukses menelurkan terobosan strategis melalui inovasi layanan publik bertajuk Pelita Jetis (Peduli Stunting Kecamatan Jetis). Berkolaborasi secara aktif dengan dunia usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer