Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Istri Cemburu dengan Handphone

F
Penulis: Fendy Hermansyah❯
Photo
Photo
Tuku sotong nang pasar kota
Sotonge cemet tibo nang gerdu
Ancen angel golek bojo sing setia
Mergo sosmed punjule dimadu


MEDIA sosial bak dua sisi mata uang bagi para penggunanya. Di satu sisi, bisa berdampak positif jika digunakan dengan bijak. Sisi lainnya, medsos juga bisa mendatangkan efek negatif.

Bicara soal efek negatif medsos, peristiwa yang dialami Mukiyo dan Tulkiyem (nama samaran) ini bisa menjadi pelajaran. Gegara medsos, pasutri ini harus mengakhiri biduk rumah tangganya di meja hijau. Penyebabnya sepele, hanya karena aplikasi Instagram.

Awal 2021 lalu, Tulkiyem merasa tak nyaman dengan sikap Mukiyo yang lebih asyik bermain Instagram. Ketika ia penasaran dengan isi Instagram sang suami, Mukiyo selalu menolak. ’’Aku curiga suamiku selingkuh ndek Instagram,’’ kata wanita 27 tahun ini.

Meski tak pernah membuktikan secara langsung, Tulkiyem sudah kadung geram dengan sikap Mukiyo. Singkat kata, Tulkiyem cemburu buta. Hari demi hari, hubungan rumah tangga keduanya memburuk. Tulkiyem bahkan ngotot enggan satu ranjang dengan mukiyo. ’’Sak pesan-pesane ndek Instagram lho gak oleh didelok. Aku nginceng tok wae, hapene langsung disingitno,’’ tuturnya.

Rumah tangga mereka pun semakin retak, saat Mukiyo membalas perbuatan Tulkiyem. Yakni ogah melayani kebutuhan batinnya. Ujung-ujungnya, warga Kecamatan Dlanggu ini mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Mojokerto.

Tulkiyem mengaku, ia sudah risih dengan sikap Mukiyo. ’’Aku wes males. Wes jelas kayak gitu cirine wong selingkuh,’’ tutur dia. Belakangan diketahui, Mukiyo menikah dengan Tulkiyem bukan didasari cinta. Tapi, karena dijodohkan orang tuanya. (oce/fen)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Desa Kemlagi, Kecamatan Kemlagi: Entaskan Masalah Sampah, Luncurkan Inovasi Losida

Pemerintah Desa (Pemdes) Kemlagi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto terus mengembangkan inovasi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Program terintegrasi anyar dimatangkan untuk menjawab keterbatasan pengolahan s

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kuota Haji Kabupaten Mojokerto Capai 1.507 CJH

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akhirnya mengumumkan nama Calon Jemaah Haji (CJH) reguler asal Kabupaten Mojokerto yang masuk kuota keberangkatan haji tahun 2027 mendatang. Setelah melalui proses skrining, tak kura

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

Inovasi Pelita Jetis Tekan Angka Stunting, Berbasis Gotong Royong Dunia Usaha

PEMERINTAH Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, sukses menelurkan terobosan strategis melalui inovasi layanan publik bertajuk Pelita Jetis (Peduli Stunting Kecamatan Jetis). Berkolaborasi secara aktif dengan dunia usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer