Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sing dodol ayu anake bude
Bojo lanang sak karepe dewe
Ditukokne hape dadi lali bojoe
WAJAH ganteng dan penampilan keren membuat Mukiyo, 32 (nama samaran) kini hidup makmur. Meski tak bekerja, ia bisa menikmati fasilitas mewah.
Mukiyo bisa menikmati kemewahan sejak menikah dengan Tulkiyem, 30 (nama samaran). Mereka naik pelaminan dua tahun lalu. Namun, Mukiyo lupa diri. Dia tidak sadar bahwa bermodal kegantengan saja tidak bisa membahagiakan istrinya.
Setiap hari, Mukiyo menghabiskan waktu dengan bermain gawai pintarnya. ’’Ndek omah HP-an terus. Padahal, iku yo aku sing nukokno,’’ kata Tulkiyem saat ditemui di kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Mojokerto.
Awalnya, Tulkiyem masih bisa bersabar. Dia masih membiarkan suaminya kecanduan bermain smartphone. Namun, lama-kelamaan, Tulkiyem kesal dengan tingkah Mukiyo. Apalagi, belakangan Mukiyo kian memperhatikan penampilan. Dia mulai sering berpenampilan necis seperti anak muda. ’’Padahal, kabeh harta seng onok ndek omah iku bukan hasil kerjone,’’ imbuh warga Kecamatan Puri ini.
Kemarahan Tulkiyem memuncak setelah memergoki Mukiyo saat bersama salah satu teman sekolahnya dulu. Saat itu, dia melihat Mukiyo menjemput teman wanitanya. Hati Tulkiyem hancur. ’’Soale ketok mesra pol mereka. Garakno emosi ae nontok e,’’ papar Tulkiyem.
Dia pun lantas mengajukan gugatan cerai ke meja hijau. Tulkiyem merasa sudah tidak ada kecocokan lagi dengan Mukiyo. Dia mengaku lebih baik menjanda daripada memiliki suami yang tak menghargainya. ’’Awale gak gelem dicerai dekne. Malah wes janji gak mainan hape terus. Tapi aku wes gak betah,’’ tandasnya. (oce/fen)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



