Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rasane legi regane larang
Bojo seneng ngelayap iku bahaya
Sopo ngerti pengen buka ’’cabang’’
UMUR sudah kepala empat. Namun Mukiyo (nama samaran) suka kelayapan seperti anak muda. Dia seolah lupa kalau masih punya istri, Tulkiyem (nama samaran) yang menjadi tanggungannya.
Karena sering kelayapan, Mukiyo kecantol salah satu gadis yang terpaut 20 tahun lebih muda darinya. Singkat cerita, Mukiyo kepincut dengan gadis tersebut karena tubuhnya yang seksi dan molek. Saking terpesonanya, Mukiyo ingin menikahi gadis tersebut.
Namun, keinginan ’’buka cabang’’ itu diketahui oleh Tulkiyem. Mengetahui suaminya akan menikah lagi, ia pun memilih untuk mengajukan gugatan cerai. ’’Aku isin,’’ ucap Tulkiyem ditemui di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Mojokerto.
Perempuan asal Kecamatan Trawas ini malu dengan keluarga besar dan teman kerjanya. Sebab, di umur yang sudah tua, suaminya itu seolah tak malu lagi dengan kelakuannya. ’’Opo gak eleng, wes ndue anak loro kok sek ngotot golek wedokan anyar,’’ tutur wanita 38 tahun ini.
Tulkiyem megaku sempat mengajukan pilihan kepada Mukiyo. Yakni, sang suami harus bisa memilih salah satu di antara ia dan gadis yang hendak dinikahinya itu. Namun, Mukiyo bersikukuh tetap ingin memilih dan tinggal bersama keduanya. Istilahnya, Tulkiyem harus mau dimadu. ’’Yo jelas aku gak gelem. Nek milih gendakane iku yo aku sing mundur, dan sebaliknya. Pilihanku kurang penak pie?,’’ selorohnya.
Tulkiyem merasa Mukiyo kurang bersyukur dengan yang ia punya. Diakuinya, sang suami memang sudah berubah selama setahun terakhir. Apalagi, itu setelah Mukiyo dekat dengan gadis tersebut. ’’Wes gak koyok biyen, gak perhatian belas. Ngumpul mbek keluarga wae wes jarang,’’ tuturnya.
Lalu, Mukiyo pun akhirnya memutuskan pilihan. Dikatakan Tulkiyem, suaminya tetap memilih menikahi gadis yang sudah didekatinya selama 1,5 tahun itu. Karena kenekatan suaminya pula, Tulkiyem pun melayangkan gugatan cerai ke meja hijau.
Pilihan itu dirasa tepat baginya, karena ia juga ragu sang suami bisa bersikap adil saat menikah lagi. ’’Demi kebaikanku karo arek-arek. Nek nuruti lakone, iso aku sing mati ngadek nontok dekne mesra-mesraan karo gendakane,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement
