KOTA - Polres Mojokerto Kota mematangkan konsep Operasi Ketupat Semeru 2026. Latihan Pra Operasi (Latpraops) digelar Rabu (11/3) untuk mengawali kesiapan personel dalam rangkaian pelayanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Operasi Ketupat direncanakan bakal digelar selama dua pekan kurun 13-25 Maret mendatang. Latpraops dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan teknis petugas kepolisian di lapangan saat operasi berlangsung.
”Latihan ini merupakan fondasi penting agar seluruh satuan tugas memahami peran masing-masing dalam mengantisipasi dinamika situasi kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Jalaludin, kemarin (11/3).
Ia menguraikan, personel telah disiapkan untuk dibagi dalam lima satgas. Meliputi, satgas preemtif, preventif, gakkum, kamseltibcar lantas, serta satgas banops. Di samping itu, empat pos didirikan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan berikut 2 pos pengamanan.
”Keamanan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi perhatian. Satgas kamseltibcar lantas mempersiapkan strategi rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai jika terjadi kepadatan,” terangnya. Selain itu, keamanan objek vital dan permukiman penduduk turut menjadi prioritas.
Kerawanan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat juga telah dipetakan. Untuk itu, patroli wilayah serta imbauan masyarakat untuk memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan mudik terus ditingkatkan.
”Kami tekankan pada setiap personel untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan maksimal, sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” tandasnya. Jalaludin menambahkan, personel kepolisian juga diminta menghindari kesalahan sekecil apa pun dalam bertindak di lapangan. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah