KABUPATEN - Terdakwa penipuan kasus penipuan dengan modus lelang arisan online fiktif melawan usai kalah banding di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Warga Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari ini mengajukan kasasi atas vonis yang dijatuhkan hakim pengadilan tinggi, yakni pidana penjara selama 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan.
Wanita 30 tahun ini tidak terima atas vonis pengadilan tinggi yang lebih berat dari vonis Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, yakni pidana selama 10 bulan penjara. Berdasarkan sistem informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Mojokerto, permohonan kasasi dilayangkan Erna melalui kuasa hukumnya, Bambang Sujatmiko, Senin (24/11) lalu.
Atau selang 6 hari pasca PT Surabaya menerbitkan putusan banding majelis hakim yang diketuai Sumino dan dua hakim anggota Edward Harris Sinaga serta R Unggul Warso Murti. Pemberitahuan kasasi tersebut lantas diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Geo Dwi Novrian selang sehari setelahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidum Kejari Kabupaten Mojokerto W. Erfandy Kurnia Rachman mengaku menghormati langkah hukum yang ditempuh terdakwa. Pihaknya juga menanti memori kasasi dari terdakwa untuk dianalisis lebih dalam. ’’Kami menghormati langkah terdakwa untuk mengajukan upaya hukum. Kami tunggu memori kasasinya untuk dipelajari,’’ tambahnya.
Sementara itu, Ernawati saat dikonfirmasi melalui kuasa hukumnya Bambang Sujatmiko belum bisa berkomentar atas langkah hukum yang ditempuh. Hingga kemarin, mereka masih berdiskusi untuk menentukan langkah selanjutnya pasca melayangkan kasasi. ’’Kami masih ada giat. Pembahasan mengenai tindak lanjut menunggu hasil komunikasi berikutnya,’’ tandasnya.
Sebelumnya, PT Surabaya mengabulkan banding JPU atas vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan hakim PN Mojokerto terhadap Ernawati. Dalam putusan banding itu, Erna dijatuhi hukuman lebih berat berupa pidana penjara selama 18 bulan atau 1 tahun 6 bulan. Wanita 30 tahun ini terbukti melakukan tindak penipuan, yakni menjual slot arisan online fiktif sesuai Pasal 378 juncto Pasal 65 KUHP.
Dalam dakwaannya, ernawati menjanjikan korban untung 40-80 persen dari harga slot arisan online yang dijual. Akan tetapi sampai arisan berakhir, alih-alih mendapat untung, uang pembelian slot juga tak kembali. Dari perbuatannya, beberapa korban merasa dirugikan hingga puluhan juta rupiah. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi