Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kenapa Rafah Jadi Sasaran Israel? Ini Alasannya

Imron Arlado • Kamis, 30 Mei 2024 | 01:55 WIB
Kengerian terjadi di sejumlah sudut Kota  Rafah// Jawa Pos
Kengerian terjadi di sejumlah sudut Kota Rafah// Jawa Pos

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Israel mulai mengerahkan pasukannya untuk melakukan serangan ke wilayah Selatan Gaza, Palestina, yaitu Rafah.

Israel begitu bertekad untuk meluncurkan serangan terhadap Hamas di Rafah.

Sebagian besar warga Palestina terpaksa harus mengungsi akibat pertempuran yang menghabiskan hampir seluruh wilayah Gaza dan terpaksa menempati tenda-tenda padat sebagai tempat tinggalnya.

Kini, Israel telah mengalihkan serangannya dari Gaza ke Rafah karena beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut.

Apa alasan Israel mengalihkan serangannya ke Rafah?

Pasukan Israel pada Minggu (5/5) malam menjatuhkan sebuah selebaran dari udara yang berisikan perintah agar warga Rafah pergi ke wilayah lebih aman.

Perintah ini membuat warga Rafah berbondong-bondong melarikan diri ke wilayah Rafah bagian utara.

Meskipun, wilayah tersebut juga sudah rusak parah akibat pertempuran.

Serangan Israel ke Rafah ini terjadi ketika perwakilan dari Hamas, Qatar, AS, dan Mesir sedang melakukan pertemuan di Kairo, Mesir.

Dengan tujuan membahas perihal gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Dalam perundingan ini, Hamas dilaporkan Hamas telah menyetujui proposal gencatan senjata tersebut.

Tetapi bertolak belakang dengan pihak Israel yang menolak rencana tersebut dan malah meluncurkan serangan udara ke Rafah.

Sebelum meluncurkan penyerangan ke Rafah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pernah mengatakan tanpa menyerang Rafah, pasukan Israel tidak akan pernah mencapai yang namanya “kemenangan total” dalam melawan pasukan Hamas.

Lalu kenapa Rafah menjadi wilayah yang begitu penting bagi Israel?

Sejak Israel mencetuskan perang terhadap Hamas sebagai balasan terhadap serangan mematikan yang dilakukan kelompok Hamas ke wilayah Israel selatan pada 7 Oktober 2023.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa tujuan utamanya dari perang tersebut adalah menghancurkan kemampuan militer Hamas.

Menurut Israel, wilayah Rafah ini merupakan tempat pertahanan terakhir Hamas di Jalur Gaza.

Serangan yang dilakukan oleh Israel sendiri telah berhasil membubarkan 18 dari 24 batalyon Hamas di wilayah lain.

Di Rafah, diperkirakan terdapat empat batalyon yang dianggap Israel juga perlu dihancurkan oleh pasukan darat Israel.

Tak hanya itu, apabila Israel berhasil menguasai wilayah Rafah yang terletak di perbatasan Mesir tersebut, tentu hal tersebut bagus untuk Israel karena bisa mengontrol jalur keluar-masuk Palestina dan juga bisa mengambil kendali terhadap bantuan yang masuk, jalur evakuasi warga, dan lalu lintas.

Alasan lain serangan ini terjadi karena Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu yang tidak ingin kehilangan kekuasaannya.

Hal ini disebabkan karir politiknya tergantung pada kelanjutan perang antara Israel dan Palestina.

Apabila gencatan senjata terlaksana secara permanen makan akan menyebabkan keruntuhan terhadap koalisi sayap kanan.

Hal ini menyebabkan pemecatan dari posisinya dan akan ada pemilihan umum lebih awal. (Firza Aulia Ningrum)

 

Editor : Imron Arlado
#Perang Israel dan Palestina #Rafah #All Eyes On Rafah